Loading...

Pestisida Organik

Pestisida Organik
Bertanam secara organik tentu menggunakan pestisida yang bersifat organik pula. Penggunaan pestisida organik bersifat ramah lingkungan karena aman bagi ekosistem. Selain itu, para petani pun jadi tidak bergantung pada pestisida kimia karena dapat membuatnya sendiri dan bahan-bahan yang tersedia di alam. Dalam penggunaannya, pestisida harus disesuaikan dengan hama dan penyakit yang menyerang agar lebih efektif. Pada artikel ini akan diberikan contoh-contoh pestisida organik yang sering digunakan petani. Pestisida Organik Ala Pusat Pengembangan Pertanian Organik (Organic Farming Centre), Cisarua, BogorBerbagai jenis tanaman dapat dijadikan bahan untuk membuat pestisida organik. Cara membuatnya sangat sederhana dan mudah. Perlu diperhatikan bahwa setiap jenis tanaman ditujukan untuk mengendalikan hama atau penyakit tertentu. Jenis Tanaman dan cara Pembuatan Pestisida OrganikSrikaya (Annona squamosa) Biji ditumbuk dan dibuat tepung, lalu dicampur dengan air dan disaring, kemudian disemprotkan. Hama sasaran Aphid, semut, dan hama lainnyaSirsak (Annona muricata) Biji ditumbuk dan dibuat tepung, lalu dicampur dengan air dan disaring, kemudian disemprotkan. Hama sasaran Aphid, semut, dan hama lainnyaMulwa (A. reticulata); Biji ditumbuk dan dibuat tepung, lalu dicampur dengan air dan disaring, kemudian disemprotkan. Hama sasaran Aphid, semut, dan hama lainnyaBunga mentega (Nerium indicum) ; Daun dan kulit kayu direndam datam air sampai busuk, lalu disaring dan disemprotkan. Hama sasaran Semut, lalat, dan serangga lainnyaBunga krisan (Chrysanthemum cinerariaefolium) ;Bunga kering digiling, dicampur dengan lempung halus dan air. Hama sasaran berbagai jenis hama serangga Tuba (Derris elliprica) ; Akar, kulit, kayu, dan daun ditumbuk dan diberi air, lalu diambil ekstraknya, tiap 6 sdm ekstrak dicampur 3 liter air. Hama sasaran berbagai jenis hama serangga Gamal/cebreng (Gliricidla sepium); Daun dan batang ditumbuk, diberi air sedikit, Ialu diambil ekstraknya. Sasaran berbagai jenis serangga Tembakau (Nicotiana tabacum) ; Rendam batang dan tulang daun dalam air selama 7 hari atau dididihkan sebentar. Setelah dingin, disaning lalu disemprotkan. Hama sasaran Berbagai jenis serangga Rumput mala (Artemisia vulgaris) ; Tangkai dikeringkan dan dibakar didekat tanaman. Mengusir serangga dari tanamanTembelekan/Kicente (Lantana camara); Daun dan cabang dikeningkan dan dibakar abunya dicampur air, talu disaning dan disemprotkan. Bermacam kumbangDlingo (Acarus calamus) ; Akar digoreng sangan, dibuat tepung, laIu dicampur air dan disemprotkan Berbagai jenis hama serangga Kemangi (Ocimum sanctum) ; Daun segar atau kering drebus dengan air secukupnya, lalu disaring dan semprotkan. Berbagai jenis hama serangga Sudu, sesudu (Euphorbia nerlifolia); Oleskan getahnya. Hama sasaran berbagai jenis hama serangga Cabai merah (Capsium annuum); Dikeringkan, dijadikan tepung, dan dicampur dengan air, lalu semprotkan. Hama sasaran berbagai jenis hama serangga Famili bawang (Alliaceae); Direndam, lalu disemprotkan, hama sasaran berbagai jenis hama seranggaDaun kenikir (Tagetes patula, T erecta) : Dua genggam daun ditambah 3 bawang bombay direbus dengan 15 It air, lalu didinginkan, disaring, dan disemprotkan, sasaran berbagai jenis hama serangga Mint (Mentha sp.) ; Daun mint, cabai, bawang putih, dan daun tembakau digiling, lalu diambil ekstraknya. Berbagai jenis hama serangga Abu kayu • Ditaburkan di sekeliling akar tanaman• Ditaburkan dalam parit di sekeliling tanaman• Dicampur dengan air, lalu disemprotkan• Dicampur kapur dan air sabun, lalu disemprotkan. Hama sasaran Lundi, Ulat grayak, ulat tanah, dan kumbang Bawang putih (Allium sativum) ; Bawang putih ditambah bawang bombay dan cabil digiling, diberi air sedikit, lalu didiamkan 1 jam; setelah itu, dibeni 1 sendok makan deterjen, aduk kemudian ditutup, simpan ditempat yang dingin 1 minggu. Bila akan disemprotkan perlu ditambah air secukupnya. Berbagai jenis hama serangga Kucai (Allium schoenoprasum) ; Seduh dengan air panas, lalu didinginkan dan disaring, kemudian disemprotkan. Mencegah embun tepung (powdery mildew dan downy mildew) Kunir (Curcuma domesticum) ; Kunir ditumbuk, dicampur dengan urin sapi/kambing, lalu dicampur dengan air dengan perbandingan 1: 2 - 6 Berbagai jenis hama serangga dan ulat Daun nimba (Azadirachta indica) ; • Biji sebanyak 2 genggam ditumbuk, dkampur dengan 1 liter air, lalu aduk; diamkan semalam kemudian saring dan disemprotkan.• Rebus 1 kg daun segar dalam 5 liter aii didiamkan semalam, lalu disaring dan disemprotkan,• Daun segar 5 kg ditumbuk direndam dalam air semalam, lalu disaring dan disemprotkan. Sasaran berbagai labah labah, nematoda,jenis hama serangga, cendawanKotoran sapi, kerbau, kambing, kelinci, dan lain- lain ; Kotoran direndam dalam air, didiamkan selama 4 -5 hari, lalu disaring dan disemprotkan.• Kotoran hewan dibuat bubur, lalu dioleskan pada pohon yang terserang hama. Melindungi tanaman yang terserang hama