PETANI CABAI DI MARAWI ANTISIPASI SERANGAN HAMA DAN PENYAKIT DI MUSIM HUJAN Cabe merupakan tanaman yang menjanjikan keuntungan yang besar karena selain harga jual yang tinggi, cabe kecil merupakan salah satu bahan masakan yang paling banyak dicari. Secara ekonomis tentunya ini menjadi daya tarik untuk dikembangkan.Melihat peluang bisnis yang menjanjikan ini, sejak dari beberapa tahun yang lalu Pemerintah Kabupaten Pinrang melalui Dinas Pertanian dan Hortikultura berusaha mengembangkan tanaman ini melalui bantuan yang diberikan kepada beberapa kelompoktani yang tersebar dibeberapa kecamatan.Rabu (12/12/2018), Syamsul Alam SP, kepala seksi pengembangan produksi hortikultura melakukan kunjungan ke lahan cabe yang berada di Kelompoktani Aju Pute Kelurahan Marawi Kecamatan Tiroang. Pada kesempatan ini Syamsul Alam didampingi oleh PPL Marawi dan POPT kecamatan tiroang. Di sela-sela kunjungannya dia memberikan arahan kepada petani tentang bagaimana teknis budidaya cabe kecil. “Untuk memperoleh hasil yang maksimal petani harus memperhatikan teknis budidaya yang baik dan benar. Dalam hal ini terutama untuk penanganan hama dan penyakit yang dapat menyerang” ujarnya. Seperti kita ketahui bahwa cabe kecil merupakan tanaman yang rawan terserang hama dan penyakit. Mengingat saat ini sudah memasuki musim hujan jadi petani harus lebih ekstra untuk memantau pertanaman.Tingginya intensitas hujan juga akan membuat lahan tergenang air. Hal itu dapat mengganggu pertumbuhan cabai kecil karena bisa menyebabkan buah cabai menjadi busuk.“Pendampingan dan bimbingan dari petugas tentunya sangat dibutuhkan oleh petani pada saat seperti ini sehingga serangan hama dan penyakit bisa diminimalisir” jelasnya yang diamini oleh PPL dan POPT.(Melati azharidha, S.Pt)