Gemasih Gayo Lues, BLANGKEJEREN - Para petani di Desa Kendawi, Kecamatan Dabun Gelang Kab. Gayo Lues, Jumat 29/10/2010 kemarin melaksanakan panen jagung perdana program Gerakan Masyarakat Petani Sejahtera (Gemasih). Bupati Gayo Lues, H. Ibnu Hasim mengatakan, panen jagung salah satu keberhasilan dari program Gemasih Pemerintah Kabupaten Gayo Lues tahun 2010. Jagung yang dipanen itu merupakan hasil kerja Kelompok Tani binaan Camat Dabun Gelang, Drs Samsul Bahri, yang merupakan panen perdana di kecamatan tersebut. Dikatakan H. Ibnu Hasim, Pemerintah Kabupaten bersama instansi terkait terus menjajaki pemasaran jagung itu ke depan. Sehingga, hasil panen itu bisa terjual dengan harga yang memadai, maka program penanaman jagung itu akan digemari masyarakat. Menurut Bupati Gayo Lues itu, tanaman jagung tersebut cocok untuk daerah Gayo Lues. Diharapkannya, melalui program Gemasih, masyarakat Gayo Lues bisa sejahtera dan hutan tetap terjaga kelestariannya. Bahkan hingga kini sudah mencapai ratusan ton jagung hasil program Gemasih tersebut telah dipasarkan ke Medan dan Aceh. "Selain akan membudidayakan tanaman jagung, juga akan mengupayakan tanaman tua seperti tanaman kopi dan kakao,"sebutnya. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gayo Lues, Ir Amarullah Leman secara terpisah mengatakan, panen kali ini diprediksi hasilnya mencapai 8 ton per hektar. Ia merincikan, sejak dari bulan Maret hingga sekarang jagung hasil program Gemasih sudah mencapai 600 ton lebih. Bahkan, setiap minggu puluhan ton jagung dijual ke Medan, sedangkan 7 ton perminggu jagung dari Gayo Lues dikirim ke Kabupaten Bireuen. Dalam acara panen perdana itu juga hadir Ketua DPRK Gayo Lues, H Muhammad Amru, Kepala Kejari Blangkejeren, Ketua Pengadilan Negeri dan sejumlah kepala SKPK dan unsur Muspida Gayo Lues lainnya. Sumber : Harian Serambi Indonesia