Loading...

Petani dan Penyuluh Kota Salatiga Belajar tentang Tyto Alba di Kab. Demak, Jawa Tengah

Petani dan Penyuluh Kota Salatiga Belajar tentang Tyto Alba di Kab. Demak, Jawa Tengah
Pada tanggal 10 - 11 Juli 2012, 5 orang petani dan penyuluh pendamping Kota Salatiga mendapatkan kesempatan untuk belajar tentang burung hantu jenis Tyto Alba. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Sekretariat BAKORLUH Provinsi Jawa Tengah di Desa Tlogoweru, Kecamatan Guntur Kab. Demak dengan peserta dari Kab. Semarang, Kab, Grobogan serta Kab. Demak sendiri masing - masing 20 orang dengan petani dan penyuluh pendampingnya. Kegiatan ini dilaksanakan atas dasar banyak daerah yang mengalami gagal panen karena adanya serangan hama tikus. Burung hantu jenis Tyto Alba ini makanan utamanya hampir 90% adalah tikus. Dahulunya, desa tlogoweeru sendiri juga sering gagal panen karena adanya serangan hama tikus seperti di Kota Salatiga, tetapi mereka mempunyai inisiatif sendiri untuk mengembangkan salah satu musuh alaminya tikus yaitu Tyto Alba. Saat ini, desa tlogoweru sudah bisa mengendalikan hama tikus dengan burung ini dan juga menjadi tempat karantina untuk burung hantu jenis Tyto Alba. Kegiatan ini dilaksanakan 2 hari, karena burung hantu ini aktif pada malam hari sehingga perlu mengamati juga aktivitas burung hantu pada saat malam hari. Materi yang diberikan diantaranya tentang burung hantu, habitatnya, perkembang biakan, cara pengembangan baik secara invenstigasi, adopsi dan introduksi serta tips-tips jika ingin mengembangkan burung ini sebagai musuh alami hama tikus sawah. Salatiga sendiri termasuk daerah yang endemis hama tikus terutama di wilayah Kecamatan Tingkir dan Kecamatan Sidorejo. Rencana tindak lanjut setelah kegiatan pelatihan ini adalan sosialisasi kepada setiap penyuluh dan pejabat di Dinas Pertanian dan Perikanan serta para petani di Kota Salatiga, melakukan investigasi keberadaan burung ini di Kota Salatiga serta mulai membuat rubuha (rumah burung hantu) setiap poktan Kota Salatiga yang nantinya dipasang di hamparan - hamparan sawah. Rubuha ini sebagai perangkap awal untuk mendatangkan burung hantu ini. Demikian tadi kegiatan pelatihan burung hantu di Kab. Demak, semoga kedepannya Kota Salatiga sendiri bisa mengembangkah burung Tyto alba sebagai musuh alami hama tikus sehingga hama tikus bisa dikendalikan dan petani bisa panen raya.