Loading...

Petani Kuat, Sukabumi Hebat

Petani Kuat, Sukabumi Hebat
Sukabumi - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melepas ekspor manggis dari Sukabumi, Jawa Barat ke Tiongkok. Pelepasan ekspor dilakukan pada acara Apresiasi Kementerian Pertanian terhadap kinerja ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi dalam rangka mendukung program Indonesia menjadi lumbung pangan dunia 2045, Kamis (21/2). Acara ini yang bertemakan Petani Kuat,Sukabumi Hebat dihadiri Anggota DPR RI, Dewi Asmara, Bupati Sukabumi, Marwan Hamami, Kepala Badan Penyuluhan da Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Momon Rusmono, Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil dan lebih dari 10.000 petani dan santri tani milenial.Pada kesempatan ini Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) menyalurkan bantuan 4000 ekor ayam kepada 8 Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang nantinya akan ditambah menjadi 20 KUB. Secara simbolis Amran Sulaiman menyerahkan bantuan ayam tersebut kepada Latief Saleh perwakilan dari KUB Santi Berkarya dari Ponpes Huda Sukabumi.Selain bantuan kepada KUB, Mentan menyerahkan pula bantuan dari unit kerja lainnya berupa bibit ayam 567.950 ekor untuk 11.359 rumah tangga miskin (RTM), bantuan berupa mangga, durian dan manggis 500 pohon, aneka benih sayuran dan 150 unit pengemasan untuk pengembangan kawasan fasilitasi pasca panen dan pengolahan, benih pala dan kelapa, traktor roda 2, cultivator.Pada Sambutannya, Amran menekankan bahwa sektor pertanian tidak hanya mencakup komoditas padi dan jagung. Akan tetapi sektor pertanian mencapai 460 komoditas. Menilik data BPS, sambung Amran, hasil kerja keras Kementan dalam mengurus sektor pertanian yakni ekspor komoditas pertanian secara keseluruhan dari 2016 hingga 2018 naik 29 persen. Nilai ekspor 2016 sebesar Rp 384,9 triliun, sementara pada 2018, angkanya naik menjadi Rp 499,3 triliun."Kemudian ada yang menarik jarang terekspor yakni kurun waktu empat tahun terakhir, produk domestik bruto (PDB -red) sektor pertanian terus mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Tahun 2014 sebesar Rp 906,1 Triliun dan di 2018 meningkat menjadi Rp 1.460 triliun, sehingga naik kurang lebih Rp 470 sampai Rp 500 triliun," beber Amran.Menurutnya, akumulai kenaikan PDB sektor pertanian 2014 hingga 2018 yakni Rp 1.370 triliun, lebih dari separuh APBN per tahun. Dengan demikian terjadi kenaikan PDB sektor pertanian sangat tajam selama pemerintahan.Pada kesempatan yang sama Mentan, menyampaikan apresiasinya kepada para penyuluh yang telah membantu dan mendampingi petani untuk dapat mencapai swasembada pangan. Tak lupa Mentan mengucapkan selamat kepada THL TBPP yang akan mengikuti ujian P3K, "saya harap semua dapat lulus"ucapnya.Masih dalam acara ini, Bupati Kabupaten Sukabumi mengharapkan acara ini dapat memotivasi petani untuk meningkatkan eksistensi dan pengembangan dunia pertanian hingga nantinya mampu mencapai kesejahteraan.(NL)