Loading...

PETANI MANDAU MENJADI PESERTA PAWAI MTQ KE 49 KABUPATEN BENGKALIS

PETANI MANDAU MENJADI PESERTA PAWAI MTQ KE 49 KABUPATEN BENGKALIS
Dalam rangka penyelenggaraan kegiatan Musabaqoh Tilawatil Qur`an (MTQ) Ke-49 tingkat Kabupaten Bengkalis Tahun 2024 yang dilaksanakan di Kecamatan Mandau, maka dilaksanakan Pawai sebagaian rangkaian kegiatan Pembukaan pada 14 Desember 2024. Acara ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk mendukung tiap kafilah yang dikirim setiap Kecamatan se-Kabupaten Bengkalis tersebut. Pawai ini tidak hanya membuat pelaksanaan MTQ menjadi meriah, namun juga memberikan semangat kepada seluruh peserta dan masyarakat untuk mensukseskan event religius tahunan ini. Sebelas kecamatan se-Kabupaten Bengkalis megirimkan ribuan peserta pawai. Rombongan Kecamatan Mandau yang turut berjalan dengan rute perjalanan disepanjang Jalan Sudirman ini terdiri atas 4000 peserta yang berpartisipasi. UPT BPP Mandau sebagai salah satu UPT di Lingkungan Kecamatan Mandau turut ambil bagian mengikuti kegiatan Pawai ini dengan membawa 50 peserta yang berasal para perwakilan Kelompok Tani se-kecamatan Mandau. Dengan menghias kendaraan roda tiga serta membawa bakul dengan unik dan atraktif, BPP Mandau berharap masyarakat bisa lebih mengenal produk pertanian lokal yang dihasilkan oleh petani serta mengenal program-program yang telah dan akan dilaksanakan oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Bengkalis. Masyarakat berbondong-bondong mendatangi Kecamatan Mandau juga memadati dan berjejer di sepanjang jalan Sudirman untuk menyaksikan pawai tersebut. Kendaraan roda tiga Viar yang digunakan oleh BPP Mandau menjadi sorotan dengan dekorasi yang khas. Buah-buahan dan sayuran, seperti pepaya, terong, kacang panjang, kangkung, jagung, pare hingga cabe, dihiasi dengan indah di sekitar kendaraan milik kelompok tani. Selain itu, peserta juga menggendong bakul yang berisi sayuran seperti selada, bayam, kangkung, hingga jamur tiram dan olahannya. Di akhir rute, buah dan sayur ini dibagikan kepada masyarakat yang menonton pawai, sehingga masyarakat semakin antusias untuk mengenal produk lokal pertanian yang ada. Dekorasi ini tidak hanya memberikan tampilan yang ceria, tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang pentingnya pertanian dan ketahanan pangan dalam kehidupan kita.