Petani Padi Ikut Tematik Pengendalian Penggerek Batang Di Bultim
(BULANGO) TIMUR). Kapasitas Petani dan Penyuluh di Kecamatan Bulango terus ditingkatkan, salah satunya melalui kegiatan Tematik. Kegiatan Tematik yang dilaksanakan membahas tentang Pengendalian Organisme Penganggu Tanaman (OPT) berupa Penggerek Batang Padi. Pemilihan topik bahasan tersebut merujuk pada kondisi lapangan karena jenis OPT tersebut setiap musim tanam sering terjadi. untuk itu, melalui kegiatan tematik itu, gerakan pengendalian yang dilakukan oleh petani dapat efektif dan efisien. Kegiatan tematik tersebut dilaksanakan pada Hari rabu, tanggal 31 Mei 2023 bertempat dihamparan Kelompok Tani Tekad makmur 3 Desa Bulotalangi Timur. sebagai lokasi Pengamatan dan Praktek Pengendalian adalah petakan sawah milik Bapak Darwis Huntoyungo (Abang Dau). Peserta Tematik terdiri dari 35 orang perwakilan petani / kelompok padi sawah dan 5 orang penyuluh pertanian. Fasilitator dalam kegiatan tersebut adalah Petugas POPT dan Koordinator Penyuluh BPP Kecamatan Bulango Timur. Dalam materinya, Masni Tawaba sebagai Petugas POPT menyampaikan cara mudah dan jitu dalam mengendalikan Penggerek batang padi. "Cara sederhana dan Murah yang dapat dilakukan dalam mengendalikan Penggerek Batang pada adalah dengan cara mengumpulkan kelompok telur dimulai sejak persemaian"tutur Masni Hal ini perlu dilakukan agar petani tidak terus bergantung pada penggunaan bahan kimia berupa pestisida. Pengumpulan kelompok telur sejak dipersemaian dapat memutus siklus hidup OPT Penggerek Batang padi, karena populasi dan serangan OPT dapat menyebabkan kegagalan bagi petani karena bulir gabah menjadi hampa / kosong. Neni Ngabito sebagai salah satu peserta tematik mengatakan bahwa kegiatan tematik dengan topik bahasan pengendalian Penggerek batang ini sudah sesuai dengan kondisi lapangan. "Topik yang dibahas dalam tematik ini sudah sangat tepat, karena jenis OPT ini hampir setiap musim tanam terjadi. sehingganya melalui tematik ini, cara pengendalian kita pada musim tanam berikutnya harus sesuai dan tepat sasaran"kata Neni. Lebih kanjut, Neni mengakui bahwa pengendalian sudah dilakukan hanya saja belum sesuai rekomendasi sehingganya populasi dan serangan OPT Penggerek Batang itu masih terjadi setiap musim tanam. Ditempat yang sama, Yahya Ngoiyo sebagai salah satu penyuluh yang menjadi peserta tematik juga menambahkan bahwa kegiatan tematik ini sangat bermanfaat baik petani ataupun penyuluh. "Petani haruslah terus diberi penguatan agar dalam pengendalian OPT lebih efektif dan efisien agar provitas padi lebih Optimal"kata Yahya. Kegiatan tematik tersebut diawali dengan penjelasan (Materi) tentang penggerek Batang padi, Pengamatan lapangan, Praktek Pengendalian dan diskusi. selain Penggerek Batang padi, juga dibahas tentang jenis OPT lainnya yang sering menyerang tanaman padi yaitu Kresek dan Busuk Bulir. selain itu, peserta tematik juga diberi sosialisasi Biosaka dan agro Solution dari PT Pupuk Indonesia. Penulis: Nurtania Latif SP BPP Kecamatan Bulango Timur