Pohon betina memiliki infloresensia dengan 3-5 bunga betina yang bertangkai pendek. Bahkan, sering hanya dengan sebuah bunga betina yang duduk di ketiak daun. Ukuran bunganya agak besar. Tanpa adanya pohon jantan atau pohon sempurna, pohon betina ini tidak dapat menghasilkan buah. Tepung sari dari salah satu pohon tersebut diperlukan untuk menyerbuk putik bunga-bunga betina ini. Biji dari buah betina sudah tentu tidak dapat dijadikan benih sebab turunannya tidak diketahui. Buah dari pohon betina berbentuk bulat. Bentuk buah demikian kurang menarik dan kurang diminati konsumen sehingga harganya lebih murah. Pada umumnya, buah betina ini menjadi konsumsi industri pengalengan buah. Sumber : Bertanam Pepaya, Penebar Swadaya