Loading...

POKTAN MAKMUR JAYA DESA TELUK RHU KEC. RUPAT UTARA KAB. BENGKALIS BERINOVASI MELAKUKAN SYSTEM PERTANIAN TERPADU

POKTAN MAKMUR JAYA DESA TELUK RHU KEC. RUPAT UTARA KAB. BENGKALIS BERINOVASI MELAKUKAN SYSTEM PERTANIAN TERPADU
Sistem pertanian terpadu atau dikenal juga dengan istilah pertanian terintegrasi atau integrated farming pada dasarnya merupakan sistem pertanian yang mengintegrasikan kegiatan sub sektor pertanian tanaman, ternak, dan ikan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas sumber daya (lahan, manusia, dan faktor tumbuh lainnya), meningkatkan kemandirian dan kesejahtraan petani secara berkelanjutan (Arimbawa, 2015). Sementara menurut Purba, dkk., (2022) bahwa sistem pertanian terpadu merupakan praktek pertanian yang mengintegrasikan pengelolaan tanaman, ternak dan ikan dalam satu kesatuan yang utuh dan adanya aliran energi biomassa. Terdapat empat komponen utama dalam sistem pertanian terpadu, yaitu: manusia, tanaman, peternakan dan perikanan. Keempat komponen tersebut saling terintegrasi. Manusia sebagai motor penggerak jalannya sistem pertanian terpadu yang membutuhkan makanan baik dari tanaman, peternakan maupun perikanan. Tanaman yang diusahakan dalam sistem pertanian terpadu merupakan tanaman yang menjadi sumber makanan, utamanya bagi manusia dan sekaligus dapat menjadi sumber pakan ternak. Peternakan yang dikelola dalam sistem pertanian terpadu ini selain yang memberikan manfaat sebagai sumber makanan bagi manusia, produk sampingnya juga dapat diolah menjadi sumber penyedia unsur hara bagi tanah yang merupakan media bagi tumbuhnya tanaman. Perikanan yang dikelola dalam sistem pertanian terpadu merupakan ikan air tawar yang tidak banyak memerlukan perawatan ekstra namun dapat memanfaatkan nutrisi yang ada dari hasil produk samping sistem pertanian terpadu (Arimbawa, 2015). Leo Dermawan selaku Penggerak sekaligus Ketua kelompok Tani Makmur Jaya Desa Teluk Rhu Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis berinisiatif berinovasi melaukan system Pertanian terpadu terinspirasi oleh Bayu ningrat selaku youtuber. Beliau memanfaatkan lahan pekarangan untuk bertanam sayuran, +padi dengan system padi terapung, memanfaatka kotoran dan urin kambing, sebagai pupuk, menanam jagung pipil untuk pakan ayam kampung. Serta memanfaatkan daun kering untuk membuat kompos. “Kami memanfaatkan apa yang di beri oleh alam dan membuktikan untuk memulai berusaha atau berinovasi tidak mesti harus punya modal terlebih dahulu, tetapi dengan modal niat dan tekad” ujar beliau. Dengan hasil akhir mendapatkan hasil ternak dan sayuran yang organik dan bebas pestisida. Poktan ini melakukan Sistem pertanian terpadu yang mempraktikan pertanian dengan mengintegrasikan pengelolaan tanaman, ternak, dan ikan dalam satu kesatuan yang utuh. adapun Sistem ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi, melestarikan sumber daya alam, dan menghasilkan produk berkualitas tinggi.