Pompanisasi Sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Lahan Dan Perluasan Areal Tanam Di Kecamatan Bunga Mayang
Program pompanisasi adalah program yang berupaya untuk menyediakan air hingga ke lahan khususnya lahan kering dan tadah hujan sehingga dapat mewujudkan Perluasan Areal Tanam (PAT). Pompanisasi ini memiliki tujuan untuk mengatasi permasalahan kurangnya pasokan air pada musim kemarau di areal pertanian sehingga dapat meningkatan hasil produksi padi dan juga dapat menimbulkan perubahan pada penerimaan usahatani. Pada musim hujan lahan sawah yang tanpa menggunakan pompanisasi dapat ditanami padi karena ketersediaan air dapat terpenuhi dari air hujan, namun pada musim kemarau lahan sawah tidak dapat dimanfaatkan untuk usahatani tanaman padi karena tanah mengalami kekeringan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman (IP) yang tadinya hanya satu menjadi dua atau lebih dalam setahun. Demikian juga pada lokasi-lokasi tadah hujan atau kondisi irigasi dengan volume air yang kurang memadai, melalui kegiatan perpompaan dan irigasi perpompaan, maka lokasi-lokasi tersebut dapat tetap dilakukan penanaman dan memungkinkan untuk ditingkatkan indeks pertanamannya. Bantuan berupa sejumlah paket pompa air tersebut diberikan sebagai langkah terobosan dalam upaya menjaga agar pangan tidak bergejolak akibat dampak dari Elnino yang berkepanjangan. Sehingga dapat menjaga ketahanan pangan nasional. Kecamatan Bunga Mayang, Lampung Utara mendapatkan program pompanisasi pada dua desa, yaitu Desa Mulyorejo II dan Desa Haduyang Ratu masing-masing satu unit pompa. Kegiatan pompanisasi tersebut akan terus di monitoring dan dipantau oleh PPL bersama Babinsa demi kelancaran dan keberhasilan program pompanisasi. Sehingga petani dapat memanfaatkan hasil program tersebut yakni meningkatkan indeks pertanaman (IP). Dengan demikian diharapkan produktivitas tanaman pangan akan meningkat. (Lia Agustin_Penyuluh Pertanian- BPP Bunga Mayang) Instagram : @bppbungamayang,