Swasembada pangan berarti kemampuan negara memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, dengan fokus pada komoditas tanaman pangan yang harus tersedia cukup untuk kebutuhan pangan, pakan, dan industri dalam negeri. Ada beberapa manfaat swasembada pangan meliputi, kemandirian pangan, stabilitas ekonomi, meningkatkan kualitas produk dan diversifikasi pangan. Maka dari itu upaya PPL Kecamatan Bulango Selatan kepada petani agar melakukan penanaman padi sawah lebih awal pada pada setiap musim tanam yakni; bulan februari, maret, juli dan agustus 2025. Potensi luas lahan padi sawah di kecamatan Bulango Selatan dengan LBS 308 Ha. Terealisasi di bulan februari 16 ha dan bulan maret 292 Ha. Pada bulan februari 16 ha yang terdiri dari desa Huntu Utara 6.4 ha, Huntu Barat, 1.6 ha, Huntu Selatan 0.8 ha, Ayula Selatan 0 ha, Ayula Timur 0 ha, Lamahu 7.2 ha, Sejahtera 0 ha dan Tinelo Ayula 0 ha. Pada bulan maret terealisasi 292 ha dengan masing-masing desa Huntu Utara 101.2 ha, Huntu Barat 48.05 ha, Huntu Selatan 50.2, Ayula Selatan 7.8 ha, Ayula Timur 10.2 ha, Lamahu 47.3 ha, Sejahtera 26.5 ha dan Tinelo Ayula 0.75 ha. Pada musim tanam selanjutnya dari LBS 308 ha yang terealisasi di bulan juli 111 ha dan terdiri dari desa Huntu Utara 22.2 ha, Huntu Barat 19.15 ha, Huntu Selatan 19.6 ha, Ayula Selatan 1 ha, Ayula Timur 5.2 ha, Lamahu 30.85 ha, Sejahtera 13 ha dan Tinelo Ayula 0 ha. Di bulan agustus 197 ha dan terdiri dari desa Huntu Utara 85.4 ha, Huntu Barat 30.5 ha, Huntu Selatan 31.4 ha, Ayula Selatan 6.8 ha, Ayula Timur 5 ha, Lamahu 23.65 ha, Sejahtera 13.5 ha dan Tinelo Ayula 0.75 ha. Data LTT ini telah terinput di link E-Pusluh oleh PPL ASN BPP Bulango Selatan dan diverifikasi oleh admin epulsuh-LTT Kecamatan, Kabupaten dan Provinsi, dan direkap oleh Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Dinas Ketahahan Pangan dan Pertanian Kab. Bone Bolango. Program swasembada pangan berupa percepatan LTT (Luas Tambah Tanam) padi sawah ini dikawal oleh TNI-Kodim 1403-Gorontalo salah satunya (Babinsa), serta Kepala BPP & PPL² dan petani. Program swasembada pangan ini sejalan dengan rapat koordinasi swasembada pangan Kab. Bone Bolango oleh (Kodim) Komando Distrik Militer 1304, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan & 18 BPP di Bone Bolango pada jumat, 20 desember 2024, serta sejalan dengan gerakan tanam padi sawah untuk menjalankan program Kementerian Pertanian RI berupa swasembada pangan oleh Kepala Balai Besar Peramalan OPT, Ditjen Tanaman Pangan, Kodim-1302, Kepala BSIP Prov. Gorontalo, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Camat, Penyuluh-penyuluh Pertanian, Petugas POPT & Petani di Poktan Lamahu Jaya desa Lamahu pada rabu 26 februari 2025. Dalam mewujudkan swasembada pangan yang baik, pemerintah tentu harus dapat bekerjasama dengan masyarakat khususnya masyarakat petani di Kec. Bulango Selatan agar dapat meningkatkan produktivitas pertanian. Kekuatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat akan semakin memperkuat ketahanan pangan dan menjadi kebutuhan yang harus dipersiapkan dan dilaksakanan semaksimal mungkin. Rabu, 20 Agustus 2025 Penulis: Yusran Ibrahim, S.P PPL APBD