Predator - jengkerik (jenis yang berguna bagi petani)
Metioche vittaticollis (Stal) Anaxipha longipennis (Serville) Orthoptera: Gryllidae Jengkerik berekor pedang terdapat pada habitat basah maupun kering. Jengkerik ini, bila diganggu akan meloncat dari satu tanaman ke tanaman lain. Pada umumnya jengkerik jenis dewasa akan kehilangan sayap belakang setelah menetap di lingkungan sawah. Nimfa yang lebih tua mempunyai bantalan sayap. Metioche vittaticolis dewasa (Gb. 12, 13) berwarna hitam dan nimfanya (Gb. 14) berwarna kekuningan pucat dengan garis-garis kecoklatan. Anaxipha longipennis dewasa (Gb. 15, 16) dan nimfa berwarna coklat. Keduanya pemangsa telur. Ovipositor M. vittaticolis bentuknya menyerupai pedang yang berguna untuk menyelipkan telur ke dalarn kelopak daun padi dan rumput-rumputan. Siklus hidup dari telur hingga dewasa memerlukan 60-80 hari dan satu induk akan menghasilkan 40-80 serangga muda. Jengkerik dewasa dan nimfa merupakan predator telur tetapi juga memakan larva kecil dan wereng. Mereka memangsa telur penggerek batang bergaris, penggerek batang berkepala gelap, penggulung daun, ulat grayak, lalat daun, nimfa wereng batang dan wereng daun. 13.1. Antena panjang 13.2. Sayap depan mempunyai sedikit pembuluh sayap melintang 16.1. Sayap depan mempunyai lebih banyak pembuluh sayap melintang 16.2. Jantan dengan gambaran cincin di sayap depan Sumber : Program Nasional Pengendalian Hama Terpadu Sekretariat Proyek PHT pusat Departemen pertanian