A. Latar Belakang Sistim tanam legowo adalah pola tanm yang berselang seling antardua atau lebih ( biasanya dua atau empat) baris tanam padi atau satu bari kosong.Istilah legowo diambil dari basa jawa yaitu berasal dari kata " Lego " yang artinya luas dan " dowo " berarti memanjang.Legowo juga diartikan pula sebagai caraanam padi sawah yang memiliki beberapa barisan dan diselingi satu barisan kosong. Baris tanaman ( dua atau lebih dan baris kosongnya ( setengah lebar dai kanan dan kirinya ) disebut satu unit legowo. Bila terdapat dua baris tanam per unit legowo maka disebut legowo 2-1 sementara jika empat baris tanam per unit disebut legowo 4-1 dan seterusnya.Pada awalnya tanam jajar legowo umum diterapkan untuk daerah yang yak serangan hama dan penyakit, atau kemungkinan terjai keracunan besi. Jarak tanam dua baris terpinggir pada tiap unit legowo lebih rapat dari baris yang ditengah ( setengah baris tanam pada baris yang ditengah ), denagn maksud untuk mengkompensasi populasi tanaman pada baris yang dikosongkan. B. Prinsip Tanam Jajar Legowo Sistem legowo adalah suatu rekayasa teknologi untuk mendapatkan populasi anaman lebih dari 160.000 per hektar. Penerapan jajar legowo selain meningkatkan lasi pertanaman, juga mampu menambahkan kelanaran sirkulasi sinar matahari dan udara disekeliling tanaman pinggir sehingga tanaman dapat berotosintesa dengan baik. Selain itu,tanaman yang berada dipinggir diharapkan memberikan prksi yang lebih tinggi dan kualitas gabah yang lih baik, mengingat pada sistem jajar legowo terdapat ruang terbuka seluas 25-50 %, sehinga tanaman dapat menerima sinar matahari secara optimal yg berguna pada proses fotosintesa. Penerapan sistim tanam legowo disarankan menggunakn jarak tanam ( 25 x 25 ) cm antar rumpun dalam baris 12,5 cm.jarak dalam baris dan 50 cm. Hindakan penggunaan jarak tanam yang sangat rapat,misal ( 20 x 20 ) cm,karena mebakan jarak dalam barisangat sempit. Dalam catatan ini dibatasi pada penerapan sistem legowo 2 “ 1 dan 4 “ 1 baik untuk tipe 1 maupun tipe 2. 1. LEGOWO 2-1Sistem tanam legowo 2 “ 1 akan menghasilkan jumlah populasi tanaman per ha sebanyak 213.300 rumpun,serta akan meningkatkan pplasi 33,31 % dibanding pola tanam tegel ( 25 x 25 ) cm yang hanya 160.000 rumpun/ha. Dengan pola tanam ini, sruh barisan tanaman akan mendapat tanaman sisipan. 2. LEGOWO 4 “ 1Tipe 1Sistem tanam 4 “ 1 tipe satu merupakan pola tanam legowo dengan keseluruhan baris mendapat tanaman sisipan.Pola ini cok diterapkan pada kondisi lahan yang kurang subur. Dengan pola ini populasi tanaman mencapai 256.000 rmpun/ha dengan peningkatan populasi sebesar 60 % dibandi pola tegel. Tipe 2Sistem tanam legowo 4 “ 1 tipe dua merupakan pola tanam dengan hanya memberikan tambahan tanaman sisipan pada kedua barisan pinggir. Populasi tanaman 170.667 rumpun/ha dengan presentasi peningkatan hanaya sebesar 6,67 % dibanding pola tegel ( 25 x 25 ) cm. Pola ini cocok diterapkan pada lokasi dengan tingkat kesuburan tanah yang tinggi meskipun penyerapan hara oleh tanaman lebih banyak, tetapi karena tanaman ih kokoh sehingga mampu meminimalkan rsko kerebahan selama pertumbuhan. C. Keuntungan Tanam Jajar Legowo Menurut sembiring ( 2001 ) sistem tanam legowo merupakan salah satu komponen PTT pada padi sawah yang apabila dibandingkan dengan sistem tanam lainya memiliki keuntungan sebagai berikut- Terdapat ruang terbuka yang lebih besar diantara dua kelompok barisan anam yang akan memperbanyak cahaya matahari asuk ke setiap rumpun tanaman padi sehingga meningkakan aktifitas fotosistesis yanberdampak pada peningkatan produktivitas tanaman.- Sistemtanam berbasis ini memberi kemudahan petani dalam pengelolaan usaha taninya seperti, pemupukan suslan,penyiangan,pelaksanaan pengendalian hama dan penyakit ( penyemprotan ) amping itu juga lebih mudah dalam pengendalian maha tikus.- Meningkat jumlah taaman pada kedua bagianpinggir untuk setia set legowo, sehingga berpeluang untuk meningkkan produktivitas tanaman akibat peningkatan popuasi.- Sistem tanam berbasis ini juga berpung bagi pengembangan sistem produksi padi ikan ( mina padi ) atau parlebek ( kobinasi ikan, dan bebek )- Meninkatkan Produktifitas padi hingga mencapai 10 “ 15 %