PROFIL KELOMPOK TANI TERATAI PUTIH KELURAHAN KAMPUNG SAWAH KECAMATAN KOTA KABUPATEN SUMBA BARAT NUSA TENGGARA TIMUR
Kelompok tani merupakan gabungan dari beberapa petani yang mempunyai suatu tujuan yang sama dalam hal bertani. Kelompok tani biasanya memiliki suatu struktur organisasi yang jelas. Suatu kelompok tani dikatakan berhasil apabila dia mampu menghasilkan output lebih besar dari input yang diberikan atau dengan kata lain usaha bertaninya mendapatkan keuntungan dan terjadi secara terus menerus. Salah satu kelompok tani yang berhasil ada di Kabupaten Sumba barat adalah Kelompok tani Teratai Putih. Kelompok taniteratai Putih terletak dikelurahan kampong sawah Kecamatan Kota kabupaten Sumba barat Propinsi Nusa tenggara timur. Kelompok tani ini diketuai oleh S Lede Tauwa dan memiliki anggota sebanyak 17 orang denagn luas lahan sekitar 7 Ha. Komoditi unggulan kelompok tani ini merupakan sayur sayuran dan padi sawah sedangkan komoditi sampingannya adalah jagung, ubi kayu dan sebagainya serta kolam ikan yang ikannya nanti akan dijual. Untuk budidaya sayur-sayuran, kelompok tani ini memiliki lahan 1 ha. Yang tiap bulan selalu memberikan hasil yang maksimal kepada pengelolanya. Bila dilihat dari segi penjualan, kelompok tani ini mematok harga Rp. 200.000/beden, dan beden yang dimilikinya sekitar15 beden sayur dan semua beden tersebut berproduksi secara kontinyu. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendapatan dari usaha sayurnya selama 1 bulan adalah Rp. 3.000.000. Untuk aspek pemasaran sayuran dari kelompok tani ini biasanya dipasarkan diwilayah sumba timur dan Sumba barat daya. Proses pemasarannya juga tidak terlalu mengalami kesulitan karena pembeli menyediakan angkutan untuk menjemput hasil panen sayur tersebut kemudian memasarkannya lagi. Untuk usaha lainnya yaitu padi sawah dan jagung, pada saat panen kelompok tani ini biasanya membagi hasil panen tersebut kedalam tiga bagian yanitu untuk dijual, untuk dimakan serta untuk dijadikan bibit pada musim tanam berikutnya, hamparan yang dimiliki untuk padi sawah dan jagung yaitu sekitar 3 ha dan bila dilihat dari segi penjualankelompok tani ini biasanya mematok harga Rp 7.000/kg padi dan Rp 4.500/kg jagung dan pemasarannya biasanya masih diilayah Kabupaten Sumba barat. Untuk usaha kolam ikan, kelompok tani ini mendapat bantuan dari Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian dan Ketahanan pangan kabupaten Sumba barat melalu program P2KP ( Percepatan Penganekaragaman Komsumsi Pangan). Program ini mmberikan bantuan berupa dana dalam hal pembangunan kolam permanen serta pembelian bibit-bibit ikan. Usaha ini baru berjalan di kelompok tani teratai putih, dan bila dibandingkan dengan kelompok tani lain yang sama-sama mendapatkan Kegiatan P2KP dikecamatan Kota , maka dapat dikatakan kalau kelompok tani usaha putih lebih banyak mengalami kemajuan baik dari segi pembangunan kolam permanen serta proses pemeliharaannya. Karena usaha ini baru dimulai maka belum bisa dinilai keuntungan serta keberhasialn dari kegiatan tersebut. Inilah sekilas mengenai profil Kelompok tani Teratai Putih semoga dapat memberikan masukan bagi kelompok tani lainnya