Loading...

PROGRAM SIMURP DI KABUPATEN PINRANG DORONG PARA PETANI MEMANFAATKAN PESTISIDA NABATI UNTUK MENGENDALIKAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN

PROGRAM SIMURP DI KABUPATEN PINRANG DORONG PARA PETANI MEMANFAATKAN PESTISIDA NABATI UNTUK MENGENDALIKAN HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN
Pada hari Sabtu, 19 Agustus 2023 petani diajak membuatan pesisida nabati (Pesnab) dari Bawang Merah dan Bawang Putih. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan penerapan Teknologi CSA Program SIMURP pada lokasi Sekolah Lapang Scalling UP. Pembuatan Pesnab dilaksanakan di Lokasi Kelompok Tani Maralawalie I dan Maralawalie II, Kelurahan Siparappe, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang. Pertemuan ketiga ini dipandu oleh Petugas POPT Kec. Watang Sawitto, dimana sebelum melakukan aktifitas menerima materi, seperti biasa petani diajak terlebih dahulu melakukan pengamatan agroekosistem pada lahan Laboratorium Lapangan (LL), berdasarkan hasil pengamatan adanya serangan Hama Ulat Grayak, hasil pengamatan inilah yang menjadi dasar petugas POPT memberikan materi Pesnab Bawang Merah dan Bawang Putih. Menurut Andi Syahtri “Bawang Merah dan Bawang Putih memiliki kandungan saponin, asetogenin, peptida, alicin yang dapat menekan serangan Ulat Garayak, Hama penggulung daun, penyakit bercak daun”. Adapun bahan-bahan dan alat yang dibutuhkan dalam membuat pesnab ini yaitu 1 Kg Bawang Merah dan Bawang Putih, Air 10 Liter, blander/Ulekan, saringan, jergen. Semua bahan di tumbuk/ diblender lalu dimasukkan kedalam jerigen ditambah air 10 Liter dan dibiarkan selama 24 jam. Untuk aplikasi dosis yang digunakan 15 ml/L. Kabid Penyuluhan, Syukur. SP Berharap bekal ilmu dan pengalaman yang diterima pengurus kelompok beserta anggotanya dapat diterapkan dalam pengendalian OPT sehingga dapat mengurangi residu bahan kimia pada hasil pertanian dan pencemaran lingkungan. Tujuan lain yang ingin dicapai pada penggunaan pesnab untuk menekan biaya produksi yang dikeluarkan petani khususnya untuk membeli pestisida kimia”. Ujar Syukur,SP (Tim Redaksi BPP Sawitto-AM)