A.KOMPONEN TEKNOLOGI DASAR 1. VARIETAS UNGGUL BARU, HIBRIDA ATAU KOMPOSIT VUB : umumnya berdaya hasil tinggi, tahan terhadap hama penyakit utama atau toleran deraan lingkungan setempat dan dapat juga memiliki sifat khusus tertentu. VUB hibrida seperti Bima 4, Bima 5, dan Bima 6, Pioneer, Bisi, sedang Komposit antara lain Lamuru, Sukmaraga, Srikandi kuning 1, Srikandi Putih 1.a. Penggunaan varietas unggul akan memberikan pendapatan yang lebih tinggi.b. Pemilihan varietas disesuaikan dengan kondisi setempat, keinginan ptani dan permintaan pasar. 2. BENIH BERMUTU DAN BERLABEL Benih bermutu adalah benih dengan tingkat kemurnian dan daya tumbuh yang tinggi ( > 95%) yang umumnya ditemukan pada benih yang berlabel Perlakuan benih dengan bahan kimia anjuran seperti metalaksil diperlukan untuk mencegah penularan penyakit bulai. 3. POPULASI 66.000 “ 75.000 TANAMAN PER HEKTAR a. Populasi tanaman ditentukan oleh jarak tanam dan mutu benih yang digunakan.b. Jarak tanam yang dianjurkan adalah 70-75 cm x 20 cm ( 1 biji per lubang) atau 70-75 cm x 40 cm (2biji ber lubang)c. Benih yang mempunyai daya tumbuh > 95 % dapat memenuhi populasi 66.000 - 75.000 tanaman per hektard. Dalam budidaya jagung tidak dianjurkan menyulam karena pengisian biji dari tanaman sulaman tidak optimal 4. PEMUPUKAN BERDASARKAN KEBUTUHAN TANAMAN DAN STATUS HARA TANAH B.KOMPONEN TEKNOLOGI PILIHAN 1. PENYIAPAN LAHAN a. Olah tanah sempurna ( ots ) pada lahan kering. Tanah diolah dengan bajak ditarik traktor atau sapi/kerbau atau dapat menggunakan cangkul, kemudian digaru dan disisir hingga rata.b. Tanpa olah tanah ( tot ) atau olah tanah minimun pada lahan sawah setelah padi. 2. PEMBUATAN SALURAN DRAINASE DI LAHAN KERING PD MUSIM HUJAN, ATAU SALURAN IRIGASI DI LAHAN SAWAH PADA MUSIM KEMARAU Pada lahan kering a. Saluran drainase diperlukan untuk pengairan air dari areal peertanaman, terutama pada musim hujan, karena tanaman jagung peka terhadap kelebihan air.b. Saluran drainase dibuar pada saat penyiangan pertama dengan menggunkan cangkul atau mesin pembuat alur seperti pada rancangan balitsereal Pada lahan sawah : a. Saluran irigasi diperlukan untuk memudahkan pengaturan pengairan tanaman, dibuat pada penyiangan pertama b. Saluran irigasi yang dibuat untuk setiap 2 baris lebih efisien dibandingkan dengan setiap baris tanaman 3. PEMBERIAN BAHAN ORGANIK. a. Bahan organik berupa sisa tanaman, kotoran hewan,pupuk hijau dan kompos(humus) merupakan unsur utama pupuk organik yang dapat berbentuk padat atau cair.b. Bahan organik bermanfaatm untuk memperbaiki kesuburan fisik, kimia dan biologi tanah.c. Persyaratan teknis pupuk organik mengacu pada permentan no 02/2006 kecuali diproduksi untuk keperluan sendiri4. PEMBUBUNAN.5. Pupuk organik dapat diaplikasikan sebagai penutup lubang tanam benih dengan takaran 2 “ 3 ton per hektar. 6. Pembumbunan bertujuan untuk memberikan lingkungan akar yang lebih baik, agar tanaman tumbuh kokoh dan tidak mudah rebah7. Pembumbunan dilakukan bersamaan dengan penyiangan pertama dan pembuatan saluran, atau setelah pemupukan kedua ( 35 hst ) bersamaan dengan penyiangan kedua secara mekanis,8. Pembumbunan dapat menggunakan mesin pembuat alur atau cangkul 5. PENGENDALIAN GULMA SECARA MEKANIS ATAU HERBISIDA KONTAK a. Penyiangan pertama gunakan cangkul atau mesin, penyiangan kedua gunakan mesin pembuat alur, cangkul atau herbisida anjuran dengan takaran 1 “ 2 liter per hektar pada saat tanaman berumur 30 “ 35 hst.b. Periode kritis tanaman jagung terhadap gulma adalah pada 2 bulan pertama masa pertumbuhanc. Manfaat penyiangan secara mekanis dengan mesin pembat alur : - ramah lingkungan “ hemat tenaga kerja “ meningkatkan jumlah udara dalam tanah, dan “ merangsang pertumbuhan akar. 6. PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT a. Identifikasi jenis dan populasi hama oleh petani dan atau pengamat optb. Strategi pengendalian pht yaitu : usahakan tanaman selalu sehat ; gunakan varietas tahan ; terapkan pengendalian hayati/ pemanfaatan musuh alami seperti pemangsa misalnya laba-laba, pengendalian secara mekanik seperti penggunaan alat/tangan,, pengendalian secara fisik seperti lampu perangkap, dan penggunaan pestisida hanya bila diperlukan (insektisida, fungisida)c. Hama utama : lalat bibit, penggerek batang, dan penggerek tongkol.d. Penyakit utama : bulai, bercak daun, dan busuk pelepah 7. PANEN TEPAT WAKTU DAN PENGERINGAN SEGERA BISRI THL-TBPP BP KEC. PEGANDON, KENDAL