Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;} Sebanyak 32.000 eksemplar jenis media tercetak dan media terekam sebagai media informasi dan teknologi penyuluhan pertanian, telah diproduksi oleh P3TIP/FEATI selama tahun pelaksanaan kegiatan Kampanye Penyuluhan Strategis atau Gerakan Penyuluhan Strategis di Sulawesi Tenggara. Kampanye Penyuluhan Strategis atau Gerakan Penyuluhan Strategis di Sulawesi Tenggara telah berjalan selama 4 (empat) tahun. Tahun pertama dilaksanakan tahun 2008, dengan nama kegiatan waktu itu adalah kegiatan Kampanye Penyuluhan Strategis (KPS) sampai dengan tahun 2011, dimana sejak 2 (dua) tahun terakhir nama kegiatan tersebut berubah menjadi Gerakan Penyuluhan Strategis (GPS). Banyak lika-liku dalam pelaksanaannya, mengingat GPS/KPS ini merupakan suatu rangkaian tahapan yang pada mulanya sulit untuk dipahami dan diterapkan. Namun dengan ketekunan seluruh Tim GPS dan masukan FEATI Pusat, kegiatan GPS dapat terlaksana dengan baik. Diakui oleh anggota Tim GPS Sultra bahwa GPS merupakan strategi atau metode yang tepat untuk menghasilkan dan memproduksi sebuah media, karena mengutamakan pendekatan perencanaan partisipatif, berorientasi pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat, mempertimbangkan dimensi perilaku manusia, pemecahan masalah, mengembangkan pendukungan materi dan penyuluhan spesifik, memiliki tahapan proses dan prosedur evaluasi yang terdokumentasi , dan fleksibel, serta dapat dipergunakan untuk program-program lainnya. Selain itu tahapan proses dan prosedur evaluasi benar-benar diterapkan di dalam GPS, seperti misalnya : pelaksanaan pretest prototype media sebelum dicetak atau digandakan sangat berpengaruh terhadap hasil akhir produksi media, dan ini jarang dilakukan dalam produksi media pada umumnya. Sesuai dengan potensi wilayah Sultra dan kegiatan usaha tani yang dilakukan oleh pelaku utama/usaha, serta hasil identifikasi masalah dan perilaku pelaku utama dan pelaku antara, serta sesuai jumlah dan jenis komoditas proposal yang diajukan oleh FMA(Farmers Manage of Extention Activity), maka produksi media yang dihasilkan mengarah pada komoditas secara bertutur-turut komoditas peternakan, perkebunan, dan tanaman pangan. Sebanyak 32.000 media yang sudah dihasilkan FEATI/P3TIP Sultra, terdiri dari : Brosur, Poster, Leaflet/Folder, dan VCD. Secara berturut-turut hasil media adalah sbb: 1. Jenis Brosur meliputi 9 judul, 5.400 eksemplar 2. Jenis Lealet dan Foulder meliputi 9 judul, 16.250 lembar 3. Jenis VCD meliputi 8 judul, 7.150 keping 4. Jenis Poster meliputi 2 judul, 3.000 lembar Bahan media yang sudah diproduksi selanjutnya disebarkan ke kabupaten/kota se Sulawesi Tenggara dengan titik bagi utama pada 5 (lima) kabupaten pelaksana program FEATI/P3TIP, yang meliputi kabupaten Konawe, Buton, Muna, Kolaka, dan Konawe Selatan, dengan tujuan dapat menjadi bagian materi pembelajaran FMA dan pelaku utama/usaha di pedesaan lainnya dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kompetensi yang pada akhirnya dapat meningkatkan produksi dan pendapatannya. (ari widyastuti).