Loading...

Pupuk Hayati untuk Lahan Padi Pasang Surut

Pupuk Hayati untuk Lahan Padi Pasang Surut
Biosure Biosure merupakan pupuk hayati yang berperam dalam proses reduksi dan dapat mengurangi kemasaman tanah serta meningkatkan produktivitas tanaman padi. Komposisinya terdiri konsorsia Bakteri Pereduksi Sulfat (BPS) (Desulfovibrio sp) dalam media pebawa serbuk jerami padi. BPS diketahui sangat berperan dalam proses reduksi dan dapat mengurangi kemasaman di lahan sulfat masam, namun secara alamiah prosesnya berjalan lambat. Hasil penelitian di lahan sulfat masam menunjukkan bahwa aplikasi pupuk hayati "BioSure"dengan cara perendaman bibit selama 24 jam atau disemprotkan pada areal lahan mampu meningkatkan pH mulai dari 14,70 %- 16,15% (sulfat masam actual) dan 9,41-10,33% (sulfat masam potensial) serta menurunkan sulfat sebesar 33,24-34,94% (sulfat masam actual) dan 20,25-21,86% (sulfat masam potensial) sehingga pemberian pupuk hayati biosure dapat meningkatkan produktivitas padi khususnya di lahan rawa. Biotara Biotara merupakan pupuk hayati yang adaptif dengan tanah masam lahan rawa dan mampu meningkatkan produktivitas tanaman dan keberlanjutan sumberdaya lahan. Komposisi terdiri dari konsorsia mikroba decomposer, pelarut-p, dan penambat N dalam media pembawa jerami padi atau eceng gondok. Pupuk hayati Biotara berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan, komponen hasil dan hasil padi dibandingkan kontrol (perlakuan bahan organik tanpa pupuk hayati biotara). Hasil ini didukung oleh hasil analisa kimia tanah (pH, N, P, K, Ca, Mg) yang umumnya lebih tinggi pada perlakuan kontrol dan tanah sulfat masam. Sumber: Balittra, 2011