Loading...

PUPUK ORGANIK CAIR ( POC ) URINE SAPI

PUPUK ORGANIK CAIR ( POC ) URINE SAPI
LATAR BELAKANG Pupuk organik cair adalah pupuk berfasa cair yang dibuat dari bahan- bahan organik melalui proses pengomposan atau fermentasi dalam kondisi anaerob dengan bantuan organisme hidup. Fermentasi urine sapi dengan penambahan tetes tebu (Molasses) dan Bio Aktifator ( E “ M4 ) dapat meningkatkan kadar hara N, K dan C organik pada biourin.Selain itu juga dapat menguntungkan bagi sebagian besar petani karena produk yang ini mempunyai keunggulan tersendiri yaitu harga murah,pembuatannya mudah,bahan mudah didapat dan tidak membutuhkan waktu yang lama serta merupakan pemanfaatan limbah ternak secara optimal. Disamping itu juga memberikan kesempatan untuk meningkatkan perekonomian hidup para peternak sapi yaitu 1) mendorong dan meningkatkan pembentukan klorofil daun dan pembentukan bintil akar pada tanaman leguminosae sehingga meningkatkan kemampuan fotosintesis tanaman dan penyerapan nitrogen dari udara,2 ) dapat meningkatkan vigor tanaman sehingga tanaman menjadi kokoh dan kuat,meningkatkan daya tahan tanaman terhadap kekeringan,cekaman cuaca dan serangan patogen penyebab penyakit,3) Merangsang pertumbuhan cabang produksi,4) Meningkatkan pembentukan bunga dan bahan buah,5) mengurangi gugurnya daun,bunga dan bakal buah. Pupuk Organik Cair (POC) dari urine sapi memiliki 3 fungsi utama yaitu : 1. Sebagai pupuk cair bagi tanaman2. Sebagai Zat pengatur tumbuh tanaman3. Sebagai pestisida nabati Bahan dan Alat: 1. Urine sapi : 35 liter (di usahakan sudah bersih dari kotoran seperti bekas pakan atau kotoran padat atau kotoran lainnya )2. Bioaktivator : 1 liter E-M4 atau jenis lainnya3. Tetes tebu / gula merah : 1 liter 4. Air Kelapa : 5 liter5. Air cucian beras : 5 liter6. Jahe : 0,5 kg7. Temulawak : 0,5 kg8. Kunyit : 0,5 kg9. Ragi Tape : 10 gram 10. Tong / drum plastik kapasitas 50 liter11. Jurigen 12. Selang plastik13. Pengaduk Untuk memperkaya kandungan unsur hara ataupun nutrisi pada POC dapat ditambahkan beberapa bahan antara lain:1. Perasan empon “ empon (kencur, temu lawak) unttuk memperkaya bakteri pengurai dan memberikan aroma segar pada POC2. Perasan daun tanaman leguminose (tanaman kacang“kacangan) unttuk memperkaya unsur N (Nitogen)3. Peeasan rebung bamboo apus atau bonggol batang pisang untuk memperkaya unsur P (Phosphor) Cara Pembuatan: 1. Masukkan urine kedalam tong yang tealh disiapkan 2. Campurkan bioaktifator (E-M4) dengan gula merah / tetes tebu,air cucian beras,air kelapa dan ragi tape.Aduk sampai benar-benar tercampur merata.3. Masukkan ke dalam tong yang sudah terisi urine,aduk meratalalu tutup secara anaerob (kedab udara).4. Siapkan aerator,satu meter selang aerator transparan (diameter kira-kira 1 cm), botol plastik bekas air mineral ukuran 1 liter.Lubangi tuutup tong seukuran selang aerator.5. Tutup tong dengan rapat,lalu masukkan selang lewat tutup tong yang telah diberi lubang.Rekatkan tempat selang masuk sehingga tidak ada celah udara.Biarkan ujung selang yang llain masuk kedalam botol yang telah diberi air.6. Pastikan benar-benar rapat,karena reaksinya akan berlangsung secara anaerob.Fungsi selang adalah untuk menyetabilkan suhu adalah dengan membuang gas yang dihasilkan tanpa harus ada udara dari luar masuk ke dalam tong.7. Tunggu hingga 7 “ 10 hari.Untuk mengecek tingkat kematangan,buka penutup btong cium bau adonan.Apabila wanginya seperti wangi tape,adonan sudah matang.