Seputih Raman. Unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman harus disiasati oleh petani untuk menekan biaya produksi dari mahalnya biaya saprodi saat ini terutama pupuk. Pemanfaatan limbah pertanian dan rumah tangga sangat potensial sebagai bahan baku yang murah dan mudah diperoleh di lingkungan petani. Pengelolaan yang tepat akan limbah-limbah tersebut memberikan manfaat sebagai sumber nutrisi untuk tanaman. Begitu juga pemanfaatan ampas cair biogas / bioslurry sebagai hasil sampingan dari pemanfaatan limbah ternak untuk biogas rumah tangga memiliki nilai tambah untuk dimanfaatkan dalam pembuatan pupuk organik cair sederhana. Kelompoktani di Kampung Rejo Asri Kec. Seputih Raman memanfaatkan itu semua untuk bisa menghasilkan produksi hasil pertanian yang memiliki HPP rendah untuk meningkatkan pendapatannya. Pemanfaatan limbah-limbah tersebut dapat disiapkan dengan jumlah sebagai berikut : Bioslurry cair : 30 Ltr Air cucian beras/air rendaman dedak : 30 Ltr Molase/tets tebu/air gula merah/air kelapa : 25 Ltr Limbah sayuran/hijauan : secukupnya Bonggol pisang : secukupnya Rebung : secukupnya Buah maja : Secukupnya Adapun alat yang harus dipersiapkan sebagai berikut : Alat penumbuk/blender/copper Golok/pisau Ember dan nampan Alas terpal Saringan Alat reaktor fermentasi yang harus dipersiapkan sebagai berikut : Drum plastic Botol air mineral Nepel plastik/sambungan Selang plastic kecil Kain kassa Alkohol 70 % Larutan PK 9 Lem plastic Aerator Langkah-langkah kerja pembuatan POC sederhana sebagai berikut : Sayuran/hijauan,bonggol pisang,rebung,buah maja dicuci bersih, diblender/dicacah/ditumbuk. Bioslurry cair dan air cucian beras/air rendaman dedak dimasukan dalam drum. Tambahkan Molase/tetes tebu/air gula merah/air kelapa. Masukan sayuran/hijauan, bonggol pisang, rebung, buah maja yang sudah dihancurkan kedalam drum fermentasi. Kemudian aduk hingga rata. Tutup drum dengan rapat dan pasang instalasi fermentasi ( udara dari aerator dihembuskan melalui selang untuk mengaduk larutan bahan pupuk dengan sebelumnya melewati botol yang berisi larutan PK dan botol yang berisi kain kassa, gas yang dihasilkan oleh pengadukan larutan pupuk dibuang melalui selang pembuangan yang ujungnya dimasukkan dalam botol yang berisi alkohol 70 % ). Tunggu proses fermentasi 14 - 30 hari. Penyaringan dan pengemasan. Pupuk organik cair sederhana siap diaplikasikan. SATU LANGKAH KECIL LEBIH BERARTI DIBANDINGKAN DENGAN SERIBU ANGAN-ANGAN ( Suryadi Sriharyana, SP. BPP Seputih Raman )