Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari tumbuhan mati, kotoran hewandan/atau bagian hewan dan/atau limbah organik lainnyayang telah melalui proses rekayasa berbentuk padat ataucair, dapat diperkaya bahan mineral dan/atau mikrobayang bermanfaat untuk meningkatkan kandungan haradan bahan organik tanah serta memperbaiki sifat fisik, kimia, dan/atau biologi tanah (Permentan 01/2019). Pupuk organik mengandung unsur hara lengkap (makro primer, makro sekunder, mikro), asam organik, ZPT, enzim, vitamin. Pupuk organik mengandung banyak bahan organik daripada kadar haranya atau dengan kata lain kadar haranya rendah. Hara utama pada pupuk organik adalah C-organik sebagai sumber energi bagi mikroba. Pupuk organik memiliki kandungan senyawa organik dan kebanyakan berasal dari alam, yang terproses secara alami atau melalui rekayasa yang digunakan untuk memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Contoh pupuk organik yang biasa dijumpai di pasaran antara lain: pupuk kompos, pupuk kandang, pupuk guano. Pupuk kompos merupakan salah satu pupuk organik yang dibuat dengan cara menguraikan sisa-sisa tanaman dan hewan dengan bantuan organisme hidup. Kompos adalah bahan-bahan organik yang sudah mengalami proses pelapukan karena terjadi interaksi antara mikroorganisme atau bakteri pembusuk yang bekerja di dalam bahan organik tersebut. Pupuk kandang merupakan pupuk yang berasal dari kotoran hewan yang digunakan untuk menyediakan unsur hara bagi tanaman. Pupuk kandang berperan memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Komposisi unsur hara yang terdapat pada pupuk kandang sangat tergantung pada jenis hewan, umur, alas kandang dan pakan yang diberikan pada hewan tersebut. Setiap jenis hewan tentunya menghasilkan kotoran yang memiliki kandungan hara unik. Namun secara umum kotoran hewan mengandung usur hara makro seperti Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Calsium (Ca), Magnesium (Mg), dan Belerang (S). Pupuk guano merupakan bahan yang efektif untuk penyubur tanah karena kandungan fosfor dan nitrogennya tinggi. Tanah yang kekurangan zat organik dapat dibuat lebih produktif dengan tambahan pupuk ini. Guano mengandung amonia, asam urat, asam fosfat, asam oksalat, dan asam karbonat, serta garam tanah. Berdasarkan bentuknya pupuk organik terdiri atas pupuk padat dan pupuk cair. Pupuk organik padat terbuat dari bahan organik dengan hasil akhir berbentuk padat, sedangkan pupuk organik cair adalah larutan hasil dari pembusukan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa tanaman, kotoran hewan dan manusia yang kandungan unsur haranya lebih dari satu unsur. Sumber bahan organik dapat berupa kompos, pupuk hijau, pupuk kandang, sisa panen (jerami, brangkasan, tongkol jagung, bagas tebu, dan sabut kelapa), limbah ternak, kotoran kelelawar (guano), limbah industri yang menggunakan bahan pertanian, limbah kota (sampah) dan sampah rumah tangga. Manfaat Pupuk organik memiliki manfaat untuk memperbaiki tanah dan pertumbuhan tanaman serta dapat meningkatkan produktivitas pertanian atau memberikan keuntungan secara ekonomi. Berikut beberapa manfaat pupuk organik terhadap tanah, tanaman, dan produktivitas atau keuntungan. Manfaat pupuk organik terhadap tanah Dapat memperbaiki struktur tanah, menyebabkan tanah menjadi ringan untuk diolah terutama pada tanah-tanah yang berat sehingga menjadi gembur dan mudah ditembus akar. Meningkatkan daya menahan air (water holding capacity) sehingga kamampuan tanah untuk menyediakan air menjadi lebih banyak dan kelengasan air tanah lebih terjaga. Permeabilitas tanah menjadi lebih baik. Menurunkan permeabilitas pada tanah bertekstur kasar (pasir), sebaliknya meningkatkan permeabilitas pada tanah bertekstur sangat lembut (liat). Meningkatkan KTK (Kapasitas Tukar Kation) sehingga kemampuan mengikat kation menjadi lebih tinggi, akibatnya apabila dipupuk dengan dosis tinggi hara tanaman tidak mudah tercuci. Memperbaiki kehidupan biologi tanah (baik hewan tingkat tinggi maupun tingkat rendah) menjadi lebih baik karena ketersediaan makanan lebih terjamin. Dapat meningkatkan daya sangga (buffering capasity) terhadap goncangan perubahan drastis sifat tanah. Mengandung mikroba dalam jumlah cukup yang berperan dalam proses dekomposisi bahan organik. Mencegah terjadinya erosi lapisan atas tanah yang merupakan lapisan mengandung banyak hara. Penggunaan pupuk organik merupakan salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanah serta menjaga agar struktur tanah dan kelembaban tanah bisa dipertahankan. Manfaat pupuk organik terhadap tanaman Pupuk organik mampu berperan memobilisasi atau menjembatani hara yang sudah ada di tanah sehingga mampu membentuk partikel ion yang mudah diserap oleh akar tanaman. Pupuk organik berperan dalam pelepasan hara tanah secara perlahan dan kontinyu sehingga dapat membantu dan mencegah terjadinya ledakan suplai hara yang dapat membuat tanaman menjadi keracunan. Pupuk organik membantu menjaga kelembaban tanah dan mengurangi tekanan atau tegangan struktur tanah pada akar-akar tanaman sehingga pertumbuhan akar dan perkecambahan biji dapat tumbuh dengan baik. Manfaat pupuk organik terhadap produktivitas/keuntungan Pupuk organik sangat bermanfaat bagi peningkatan produksi pertanian baik kualitas maupun kuantitas sehingga dapat memberikan keuntungan bagi petani. Pemberian pupuk organik menggunakan pupuk guano dengan dosis sebanyak 200 kg untuk 0,5 ha sawah dapat meningkatan hasil sebanyak 30% dari sebelumnya yang hanya 3,1 t/ha GKP menjadi 4,03 t/ha GKP. (pengalaman kelompok tani Manunggal Prima Desa Senoni, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur) Penggunaan pupuk organik dalam jangka panjang dapat meningkatkan produktivitas lahan yang dapat meningkatkan kualitas maupun kuantitas produksi pertanian. Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjamin kesehatan produk pertanian yang akan menaikkan jumlah yang dibayar terhadap komoditi tersebut sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani. Demikian uraian Pupuk organik dan manfaatnya yang dapat disampaikan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat. (Siti Nurjanah, Penyuluh Ahli Utama Pusat Penyuluhan Pertanian) Sumber: disarikan dari berbagai sumber