BUPATI BUKA RAKOR PROGRAM PENINGKATAN PRODUKSI BERAS NASIONAL TAHUN 2011 SRAGEN “ Dinas Pertanian Kabupaten Sragen Kamis (03/03) menggelar Rapat Koordinasi Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) tahun 2011. Acara yang berlangsung di Ruang Sukowati tersebut dihadiri oleh Bupati Sragen H. Untung Wiyono, Kepala Dinas Pertanian Ir. Haryoto WA, MM, Kepala Bapelluh Ir. Budiharjo serta Camat se Kabupaten Sragen. Hadir pula dalam acara tersebut PPL, mantri tani serta mantri statistik se Kabupaten Sragen. Rakor dibuka oleh Bupati Sragen dan dalam amanatnya mengatakan peningkatan produksi beras merupakan suatu usaha untuk meningkatkan ketahanan pangan. Selain untuk masyarakat Sragen diharapkan juga mampu memberikan kontribusi pada penyediaan pangan nasional. Di Sragen beras yang dihasilkan adalah beras organik, karena penggunaan pupuk organik telah menjaadi suatu budaya. Hal tersebut harus terus dikembangkan, hal tersebut tak lepas dari kerja keras PPL, mantri tani, mantri statistik serta lurah. Gerakan P2BN merupakan upaya yang terkoordinasi untuk membangun pertanian dengan memasyarakatkan teknologi dan inovesi, ujar Ir. Haryoto dalam paparannya. Untuk mencapai tujuan tersebut ada beberapa hal yang perlu dilakukan, antara lain dengan pendekatan agribisnis, pendekatan pembangunan pertanian dan pedesaan terpadu dan berkelanjutan dengan berbasis sumber daya pertanian. Lebih lanjut dikatakan, tujuan utama dari P2BN tahun 2011 adalah untuk mencapai swasembada beras lestari, peningkatan pendapatan serta kesejahteraan petani. Dengan sasaran utama peningkatan produksi padi nasional 70,6 juta ton, provinsi jateng 10,043 juta ton serta kabupaten Sragen meningkat dari 512.874 ton Gabah Kering Giling pada tahun lalu menjadi 520.684 ton GKG. Implementasi peningkatan produksi padi tersebut melalui kegiatan percepatan tanam seluas 20.679 Ha pada 17 kecamatan, 148 desa dan 638 kelompok tani. Selain itu juga dilakukan dengan Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) seluas 9.000 Ha pada 20 Kecamatan, 191 desa dan 360 kelompok tani. Sumber : Humas Pemkab. Sragen.