Loading...

RAPAT KOORDINASI PROGRAM BERAGAM, BERGIZI, SEIMBANG DAN AMAN (B2SA) DENGAN PENYULUH PERTANIAN KECAMATAN BENGKALIS DAN KECAMATAN BANTAN KABUPATEN BENGKALIS

RAPAT KOORDINASI PROGRAM BERAGAM, BERGIZI, SEIMBANG DAN AMAN (B2SA) DENGAN PENYULUH PERTANIAN KECAMATAN BENGKALIS DAN KECAMATAN BANTAN KABUPATEN BENGKALIS
Bengkalis – Selasa (04/03/2025) Rapat Koordinasi kegiatan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) yang telah dilaksanakan. Dari Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bengkalis diwakilkan oleh Kabid, Bu Susy dan Erbun Yani. Dan Penyuluh yang hadir Penyuluh Kecamatan Bengkalis (Iskandar dan Maisarah) dan Penyuluh Kecamatan Bantan yaitu Ismawati dan Husniyati. DKP berkomitmen mewujudkan penganekaragaman konsumsi pangan dengan membudayakan pola konsumsi pangan yang Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA). Program B2SA menjadi upaya untuk meningkatkan diversifikasi dan ketahanan pangan masyarakat di Kabupaten Bengkalis. Kabid Ketahanan Pangan DKP Kabupaten Bengkalis, Susy Syahrul mengungkapkan salah satu implementasi program B2SA berupa Kebun B2SA Kabupaten Bengkalis. Tujuan, untuk meningkatkan ketersediaan pangan dan pemanfaatan pangan. “Dalam pelaksanaannya melibatkan Tim Penggerak (TP) PKK,” ungkapnya. Program Kebun B2SA dijalankan melalui pemanfaatan lahan pekarangan menjadi lahan produktif yang menghasilkan sumber pangan. Di antaranya tanaman terong, kangkung, cabai, tomat, serta beternak ayam kampung. Lebih lanjut, program Kebun B2SA diprioritaskan pada 15 desa yang menjadi locus stunting di Kabupaten Bengkalis. Langkah tersebut, sebagai bentuk intervensi sensitif DKP pada penanganan stunting. Kabid Ketahanan Pangan menerangkan Program Kebun B2SA akan membantu ibu-ibu dalam mengolah bahan makanan yang memenuhi kaidah B2SA secara lebih mudah. Selain itu, dapat mengurangi beban pengeluaran keluarga. Bahkan, bisa membantu ibu-ibu menambah penghasilan. Harapannya, program Kebun B2SA membawa dampak signifikan bagi masyarakat, mulai dari penanganan stunting, ketahanan pangan, dan peningkatan ekonomi warga,” jelasnya.