Loading...

RAPAT KOORDINASI SIGAP TANGGAP TERHADAP HAMA OPT

RAPAT KOORDINASI SIGAP TANGGAP TERHADAP HAMA OPT
PERTEMUAN KOORDINASI SIGAP TANGGAP TERHADAP HAMA OPT DI KABUPATEN PINRANG Pertemuan dilaksanakan, pada tanggal 23 Februari 2011 bertempat di Ruang Pertemuan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Pinrang, dipimpin Langsung oleh Bapak Bupati Kabupaten Pinrang (H. A. ASLAM PATONANGI) yang dihadiri oleh Asisten Administrasi dan Pembangunan Pemerintah Kab. Pinrang, Staf Ahli Bupati Kab. Pinrang, Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kab. Pinrang (Ir. YOHANIS SAMPEBUA, MP), Kepala PPKD Kab. Pinrang, Kepala Laboratorium Hama Tiroang Kab. Pinrang, Camat Mattiro Bulu dan beberapa Kepala Desa, Kepala Balai Penyuluhan Kecamatan (BPK),Pengamat Hama Penyakit (PHP),Pimpinan Pertanian Kecamatan (PPK) Se- Kab. Pinrang. Diawali dengan Expose kepala Laboratorium Hama Tiroang Kab. Pinrang, tentang keadaan hama yang memungkinkan menyerang pertanaman pada musim tanam ini, berdasarkan pengalaman dari beberapa tahun sebelumnya. Keadaan lingkungan dan tanda-tanda penyerangan di lapangan, ada beberapa hama yang harus diwaspadai seperti, Tikus, Walang Sangit, Kepik Hitam, Wereng Coklat, Penggerek Batang, serangan tersebut dianggap masih diambang batas normal, pengendalian diharapkan secara alami tidak dengan menggunakan bahan kimia karena dapat mengancam keberadaan musuh alami dari OPT tersebut apalagi umur pertanaman sudah hampir Promedia (masa bunting) yang dapat menyebabkan Malai Padi tidak berisi secara optimal. Misalnnya hama tikus sudah diadakan pemberantasan secara massal, kata salah seorang Kepala BPK yang hadir "satu kali pembasmian secara bergotong-royong yang melibatkan berbagai elemen masyarakat terkait di salah satu desa bisa membasmi tikus sebanyak 2.000 ekor". Bapak Bupati juga menginstruksikan kepada semua penyuluh, BPK, PPK dan PHP dan Kepala BP4K, untuk mendorong penyuluhan lebih proaktif di lapangan, untuk lebih sigap terhadap serangan OPT Khususnya hama Tikus dengan berbagai teknik pencegahan dan pengendalian meliputi pembasmian hama tikus secara massal yang bekerjasama dengan berbagai elemen masyarakat. Kemudian kata Bapak Bupati bila membutuhkan tirang (Bom Tikus) agar menyurat ke Propinsi untuk menutupi kekurangan daripada Tirang (Bom Tikus), sehubungan penyediaan tirang (Bom Tikus) di Dinas Pertanian dan Peternakan Kab. Pinrang sisa 4 Dos sehingga tidak dapat menjangkau kebutuhan yang ada di lapangan! (Penulis : A. HAERUDDIN KAMMISI, SP (SEKRETARIS BP4K KAB. PINRANG))