Hari ini sedang dilaksanakan Rapat Persiapan Penyelenggaraan Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan XVI Tahun 2023 yang akan dilaksanakan pada tanggal 10-15 Juni 2023 di area Lapangan Udara Sutan Sjahrir, Kota Padang, Sumatera Barat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat (DISTANHORTI) melakukan berbagai persiapan untuk turut mensukseskan acara yang akan dihadiri puluhan ribu petani dan nelayan dari seluruh Indonesia. Rapat persiapan kali ini DISTANHORTI bersama KTNA Jawa Barat melakukan rapat koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Jawa Barat yang bertempat di Aula Rd. Soejoed DISTANHORTI, Jl. Surapati No.71, Bandung, Jum`at (26/05). PENAS Petani Nelayan XVI Tahun 2023, seperti Penas-Penas sebelumnya, merupakan wahana bagi para petani nelayan dan petani hutan seluruh Indonesia untuk melakukan konsolidasi, pengembangan diri, tukar menukar informasi, apresiasi, kemitraan dan promosi hasil pertanian, perikanan dan kehutanan yang diselenggarakan secara teratur dan berkelanjutan. Berdasarkan hasil Rembug Utama Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional pada PENAS XV Petani Nelayan Tahun 2017 di Aceh, disepakati bahwa PENAS Petani Nelayan XVI Tahun 2023 diselenggarakan di Sumatera Barat. Ditetapkannya Sumatera Barat sebagai Tuan Rumah Penyelenggara PENAS Petani Nelayan XVI Tahun 2023, akan memberi dampak yang sangat besar terhadap perekonomian masyarakat di Provinsi Sumatera Barat. Diperkirakan berkumpulnya peserta PENAS Petani Nelayan XVI Tahun 2023 sebanyak 50.000 orang. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat Dadan Hidayat yang hadir pada rapat persiapan kali ini mengatakan bahwa ingin para Kontingen Jawa Barat yang hadir untuk mewakili Jawa Barat memiliki target prestasi "Mengingat lokasi Penas kali ini tidaklah dekat, saya harap kita datang kesana dengan membuat dan membawa prestasi, tunjukan bahwa kita adalah perwakilan dari daerah dengan pertanian terbaik, maka lakukanlah yang terbaik" ucap Dadan. Penas kali ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan kegairahan petani-nelayan dan petani hutan serta masyarakat pelaku agribisnis dalam pembangunan sistem dan usaha agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan melalui kemitraan yang saling menguntungkan. Ajat Sudrajat selaku Sekretaris Dinas dan Ketua Tim pada arahannya mengatakan “Penas ini penting dilaksanakan, karena ini acara besar para petani dan nelayan Jawa Barat sebagai wadah belajar mengajar, tukar menukar informasi dan berbagi pengalaman serta pengembangan kemitraan.” Penas kali ini memiliki tema “Memantapkan Penguatan Potensi Dan Posisi Tawar Komoditi Lokal Untuk Mewujudkan Kemandirian Pangan Berkelanjutan Menuju Indonesia Lumbung Pangan Dunia 2045”. “Tema Penas kali ini menarik untuk kita, mengingat Jawa Barat merupakan lumbung pangan nasional serta kontribusi kita terhadap kebutuhan beras Nasional sebesar 17,27% dari angka kebutuhan nasional, jadi tentu kita akan berbangga diri sebagai kotingen Jawa Barat untuk mengikuti kegiatan tersebut”. Pada rangkaian rapat kali ini pun akan dilaksanakan coaching untuk para Kontingen Jawa Barat peserta berbagai Lomba yang harus diikuti pada kegiatan Penas nanti, Lomba tersebut terdiri dari Unjuk Tangkas, Asah Terampil, Paduan Suara dan Temu Karya yang mana pesertanya adalah perwakilan Petani/Nelayan yang mewakili setiap Provinsi se-Indonesia. "Harapannya, kehadiran kita disana tidak hanya untuk memeriahkan acara besar para Petani dan Nelayan se-Indonesia, namun juga untuk mendapatkan prestasi" Ucap Ajat. Ajat Sudrajat berharap seluruh unsur panitia dan daerah bersama KTNA dapat menindak lanjuti hasil rapat persiapan ini dan mempersiapkan segala sesuatunya untuk kesuksesan Jawa Barat pada Penas Petani Nelayan tahun 2023. Ir. Arifin selaku Koordinator Penyuluh Pertanian Provinsi Jawa Barat menghimbau agar seluruh panitia menjalankan perannya dengan maksimal dan suksesnya Penas adalah sukses kita semua, kerja keras, lengkapi dan sempurnakan agar pelaksanaan Penas dapat berjalan dengan baik. "Pastikan segala hal yang dibutuhkan agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar" harap Arifin. Penas Petani Nelayan XVI Tahun 2023 merupakan tindak lanjut dari Pelaksanaan PENAS XVI Tahun 2020 yang tertunda karena adanya pandemi Virus Covid-19 yang melanda Indonesia. Melalui Penas diharapkan dapat membangkitkan semangat, tanggung jawab serta kemandirian sebagai pelaku utama pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan. Red: Rijki Aulia Rahmayani (Penyuluh Pertanian Provinsi Jawa Barat)