21 Juni 2024 – Hari Krida Pertanian merupakan penghargaan kepada para petani khususnya bagi orang-orang yang berkontribusi dalam pembangunan sector pertanian. Hari Krida Pertanian diperingati setiap tanggal 21 Juni sebagai bentuk apresiasi dan rasa syukur masyarakat pertanian atas segala pencapaian yang telah didapatkan. Dikutip dari buku berjudul Kumpulan Buklet Hari Bersejarah karya Ayatrohedi dkk, Hari Krida Pertanian merupakan hari mawas diri, kebanggaan, penghargaan dan hari krida atau dharma. Banyak kegiatan yang dilakukan untuk memperingati hari Krida Pertanian. Seperti halnya saat peringatan Hari Krida Pertanian yang ke 52 tanggal 21 Juni 2024 lalu. Di Kabupaten Sumenep sendiri, Peringatan Hari Krida Pertanian dilakukan secara meriah, baik di kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Sumenep maupun semua kantor Balai Penyuluhan Pertanian di setiap kecamatan. Peringatan Hari Krida Pertanian ke 52 diawali dengan kegiatan kerja bakti di unit kerja masing-masing, pengajian dan pemberian santunan anak yatim/piatu, dilanjut dengan penyerahan bansos kepada masyarakat petani dan warga sekitar yang membutuhkan. Perayaan Hari Krida Pertanian khususnya di kantor BPP Kecamatan Gapura Kabupaten Sumenep tahun ini dibuat lebih meriah dengan melibatkan peran serta pengurus Gapoktancam dan ibu-ibu pengurus KWT di Kecamatan Gapura. Penyerahan bansos berupa santunan kepada anak yatim/piatu di sekitar lingkungan BPP oleh para penyuluh pertanian dan pengurus Gapoktancam dilanjut dengan penyerahan donasi berupa sayuran dan buah-buahan hasil pekarangan serta hasil olahan dari perwakilan KWT se Kecamatan Gapura kepada penyuluh pertanian untuk disalurkan kepada ibu menyusui, hamil dan balita yang berisiko. ”Kegiatan ini kami persembahkan untuk keluarga petani dan masyarakat sekitar. Semoga menjadi motivasi untuk lebih baik lagi, berkontribusi lebih banyak lagi untuk kemajuan pertanian dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kecamatan Gapura” tegas Bapak Ach. Syraif Nur Fajrullah, SP, MP, koordinator penyuluh BPP Kecamatan Gapura. Kegiatan berbagi ibu-ibu KWT juga turut dihadiri oleh Ibu Anni, salah satu bidan desa di kecamatan Gapura. Ia sangat mengapresiasi kegiatan ini sebagai wujud dukungan kepada ibu hamil, menyusui dan balita resiko stunting. “Saya sangat bangga dan berterimakasih karena kegiatan ini sangat mendukung dalam upaya pencegahan stunting. Kegiatan berbagi sayuran dan makanan bergizi lainnya diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan pekarangan rumah untuk mencukupi kebutuhan nutrisi, minimal untuk anggota keluarga sendiri, syukur-syukur bila digunakan untuk kepentingan yang lebih luas lagi”ujar Ibu Anni di sela-sela kegiatan. Berbagai macam jenis hasil bumi dari pekarangan dan olahan kemudian didistribusikan kepada anggota KWT yang beresiko stunting dan selebihnya untuk warga sekitar door to door. Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui. Peribahasa ini sangatlah mewakili semangat kegiatan memperingati Hari Krida Pertanian yang ke 52, yang bertepatan dengan hari Jumat ini. Semoga semangat mengabdi untuk Negeri tak lekang oleh masa dan Pertanian semakin Jaya menuju Indonesia Emas (DellyKapila).