Loading...

refugia sebagai alternatif pengendalian opt

refugia sebagai alternatif pengendalian opt
refugia sebagai alternatif pengendalian opt oleh: eka susilowati,s.st pada saat ini petani cenderung menggunakan pestisida sintetis secara berlebihan, dengan harapan opt akan segera musnah. tetapi penggunaan pestisida tersebut hanya bertujuan mematikan opt yang ada tanpa memperhatikan keseimbangan dan kestabilan ekologi lingkungan yang ada sehingga pengendalian opt yang seperti ini harus segera ditinggalkan dan beralih pada konsep pengendalian yang berwawasan ekologi. pengendalian hama dengan cara bercocok tanam seperti pemanfaatan tanaman pinggir atau ada yang menyebutnya dengan tanaman perangkap, dapat mendorong stabilitas ekosistem sehingga populasi hama dapat ditekan dan berada dalam kesetimbangannya. jenis tanaman pinggir yang dipilih harus mempunyai fungsi ganda yaitu, disamping sebagai penghalang masuknya hama ke pertanaman pokok, juga sebagai tanaman refugia yang berfungsi untuk berlindung sementara dan penyedia tepung sari untuk makanan alternatif predator, jika mangsa utama populasinya rendah atau tidak ada di pertanaman pokok. semua organisme di alam termasuk hama tanaman budidaya mempunyai musuh alami. keberaaan musuh alami ini dapat melemahkan, mengurangi fase reproduksi sampai membunuh opt. namun musuh alami tersebut belum tentu mampu menjadi faktor penekan perkembangan populasi hama akibat tidak tersedianya makanan dan tempat. refugia adalah pertanaman beberapa jenis tumbuhan yang dapat menyediakan tempat perlindungan, sumber pakan atau sumberdaya yang lain bagi musuh alami seperti predator dan parasitoid. refugia berfungsi sebagai mikrohabitat yang diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam usaha konservasi musuh alami. bagi musuh alami, tanaman refugia ini memiliki banyak manfaat diantaranya adalah sebagai sumber nektar bagi musuh alami sebelum adanya populasi hama di pertanaman. suatu konsep pemecahan masalah yang dapat diterapkan dalam pengendalian hama adalah dengan cara menanam tanaman yang digunakan sebagai refugia sehingga konservasi predator dapat terus terjaga. tidak semua tanaman berbunga bisa jadi musuh alami untuk mendatangkan serangga. ukuran, bentuk, warna, keharuman, periode berbunga dan kandungan nektar dan polen jadi faktor penentu. tanaman yang akan digunakan sebagai refugia harus memiliki kriteria sebagai berikut pilih tanaman yang memiliki bunga dan warna yang mencolok regenerasi tanaman cepat dan berkelanjutan benih atau bibit mudah di peroleh mudah ditanam dapat di tumpangsarikan dengan tanaman pematang lain