Latar Belakang Tidak dipungkiri bahwa masih banyak petani yang menggunakan pestisida kimia secara berlebihan untuk pengendalian hama / penyakit tanaman. Akibatnya saat ini lingkungan pertanian seperti tanah dan air banyak yang rusak karena tercemar pestisida, serangan hama / penyakit (organisme pengganggu tanaman) makin meningkat, kualitas produk pertanian rendah karena tercemar residu pestisida dan kesehatan manusia terganggu oleh residu pestisida. Melihat konsidi tersebut, pemerintah berupaya untuk mencari solusi antara lain melalui program Go Organik atau pengembangan pertanian ramah lingkungan. Kegiatan pertanian ramah lingkungan selain penggunaan pupuk organik untuk kesuburan tanah dan tanaman, dalam pengendalian hama / penyakit antara lain dengan menggunakan pestisida nabati dan musuh alami hama / penyakit tanaman. Selain itu, salah satu cara pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) juga dapat dengan memanfaatkan tanaman hias dikenal dengan sebutan Refugia. Menurut berbagai sumber, refugia merupakan suatu area yang ditumbuhi beberapa jenis tumbuhan yang dapat menyediakan tempat perlindungan, sumber pakan atau sumberdaya yang lain bagi musuh alami seperti predator dan parasitoid. Teknik Refugia lebih tergolong ekonomis dan juga tentu lebih ramah lingkungan dan kesehatan, karena dengan menggunakan teknik ini kita tidak menggunakan bahan-bahan kimia yang justru merugikan kesehatan. Jenis-jenis Tanaman yang Berpotensi Sebagai Refugia 1. Tanaman hiasBeberapa penelitian menyebutkan jenis tanaman hias yang berpotensi sebagai refugia antara lain bunga matahari (Helianthus annuus), bunga kertas zinnia (Zinnia peruviana), (Zinnia acerosa), (Zinnia bicolor), (Zinnia grandiflora), (Zinnia elegans), kenikir (Cosmos caudatus) dll. 2. GulmaGulma yang selama ini terkesan sebagai tanaman pengganggu ternyata bisa dijadikan refugia. Terutama yang berasal dari famili asteraceae seperti babadotan (Ageratum conyzoides), Ajeran (Bidens pilosa L.), Bunga tahi ayam (Tagetes erecta). 3. Tumbuhan liar yang ditanam atau yang tumbuh sendiri di areal pertanamanTumbuhan liar yang sengaja ditanam atau tumbuh dengan sendirinya di area pertanaman antara lain, bunga legetan (Synedrella nodiflora),pegagan (Centella asiatica), rumput setaria (Setaria sp.), rumput kancing ungu (Borreria repens), dankacang hias atau kacang pentoi (Arachis pentoi) (Sinar Tani 2016). 4. SayuranSayuran yang berpotensi sebagai refugia sekaligus bahan pangan antara lain kacang panjang (Vigna unguiculata ssp. sesquipedalis), bayam (Amaranthus spp.) (Tanpa nama 2016 dan Sinar Tani 2016), jagung (Zea mays). Syarat Menanam Tanaman Refugia Tanaman yang dijadikan sebagai refugia sebaiknya dipilih yang memenuhi kriteria antara lain :a. Pilih tanaman yang memiliki bunga dan warna yang mencolok,b. Regenerasi tanaman cepat dan berkelanjutan,c. Benih atau Bibit mudah diperoleh,d. Mudah ditaname. Dapat ditumpang sarikan dengan tanaman pematang lain. Manfaat Menanam Tanaman Refugia Manfaat dari menanam tanaman refugia di area pertanaman pokok antara lain :- Mikrohabitat yang diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam usaha konservasi musuh alami,- sumber nektar atau pakan bagi musuh alami sebelum adanya populasi hama di pertanaman,- terciptanya agroekosistem yang seimbang, dimana jumlah hama yang ada dapat ditekan oleh keberadaan musuh alaminya, sehingga tidak menimbulkan kerugian secara ekonomi (di bawah ambang batas ekonomi). Hal yang Harus Diperhatikan dalam Menanam Tanaman Refugia Mengingat peran dari serangga musuh alami yang mengguntungkan untuk membantu pengendalian hama dan penyakit ini, maka perlu ada usaha konservasi musuh alami dengan menanam tanaman refugia bersamaan atau mendahului tanaman utama. Sebaiknya tanaman refugia ditanam sebelum tanaman utama agar dapat dimanfaatkan sebagai tempat berlindung dan berkembang biak bagi musuh alami dan serangga pollinator yang berperan dalam polinasi yaitu perantara penyerbukan tanaman. Refugia cocok ditanam di pematang sawah. Diusahakan agar penanaman refugia sejajar dengan sinar matahari sehingga tidak menutupi atau mengganggu penyerapan sinar matahari bagi tanaman utama. Selain itu pengolahan lahan dan pemupukan yang tepat sangat dianjurkan agar tanaman refugia tumbuh sesuai yang diharapkan. Disusun oleh : Retno Wijayanti, SP THL “ TBPP BALAI PENYULUHAN PERTANIAN KECAMATAN PATI DINAS PERTANIAN KABUPATEN PATI TAHUN 2018 Sumber :Kompasiana.comBbppketindan.bppsdmp.pertanian.go.id