Loading...

REKOMENDASI PEMUPUKAN UMUM KELAPA SAWIT

REKOMENDASI PEMUPUKAN UMUM KELAPA SAWIT
Faktor pemupukan telah terbukti meningkatkan produksi tanaman. Namun demikian masih banyak masalah tentang pemupukan terutama dosis pemupukan, sebab pada kondisi tanah yang berbeda dan pada jenis tanaman serta umur yang berbeda maka dosis pemupukan cenderung berbeda. Idealnya bahwa aplikasi pemupukan adalah secara spesifik lokasi, namun disayangkan kendala keterbatasan biaya menyebabkan dosis pemupukan spesifik lokasi tidak dapat segera diperoleh. Berdasarkan permintaan banyak penyuluh pertanian dan petani dilapangan, yang umumnya mengalami kesulitan tentang dosis pemupukan, maka tulisan ringkas ini dapat digunakan sementara untuk memberikan penjelasan kepada para petani. Kegunaan Unsur hara Jenis dan kegunaan unsur hara penting diketahui oleh petani, sebab pengetahuan itu akan meningkatkan ketepatan baik jumlah, saat pemupukan, dan efektivitas pupuk terhadap produksi tanaman. Beberapa unsur hara yang penting bagi kelapa sawit, antara lain: Nitrogen (N), unsur hara ini diperlukan dalam jumlah banyak dan berguna bagi pertumbuhan tanaman, kekurangan N mengakibatkan pertumbuhan tanaman menurun. Gejala kekurangan N adalah pertumbuhan terhambat dan daun tua berwarna hijau pucat Sumber pupuk yang mengandung N adalah Urea atau ZA. Phospor (P), merupakan unsur hara yang diperlukan dalam jumlah banyak, berguna bagi perakaran dan batang yang kuat, serta meningkatkan mutu buah. Kekurangan P menyebabkan tanaman tumbuh kerdil dan daun berwarna keunguan. Sumber unsur hara P antara lain pupuk rock phosphat. Kalium(K), unsur ini juga diperlukan dalam jumah banyak, penting untuk penyusunan minyak dan mempengaruhi jumlah dan ukuran Kekurangan unsur K akan terjadi pada daun tua karena K diangkut kedaun muda. Gejalanya akan timbul bercak transparan, lalu megering.Sumber unsur hara K adalah pupuk KCl. Magnesium (Mg), Magnesium diperlukan dalam jumlah cukup banyak, berfungsi dalam proses Kekurangan unsur Mg ditandai dengan gejala ujung daun tua nampak kekuningan jika terkena sinar matahari, sedangkan daun yang terlindung tidak terjadi hal tersebut. Sumber hara Mg adalah kapur dolomit. Tembaga (Cu), diperlukan dalam jumlah sedikit, merupakan pembentuk klorofil dan mempercepat reaksi fisiologi Umumnya terjadi kekurangan Cu pada tanah gambut, ciri kekurangan berat Cu adalah daunkuning pucat lalu mengering dan mati. Sumber unsur Cu adalah CuSO. Boron (B), diperlukan dalam jumlah sedikit, berfungsi menyusun gula dan karbohidrat, protein dan perkembangan ujung dan anak Kekurangan B ditandai munculnya daun pancing, daun kecil dan daun sirip ikan. Sumber unsur B adalah borak. Zink (Zn), diperlukan sedikit, berperanan dalam enzimatis dan menunjang pembentukan hormon Gejala kekurangan Zn adalah matinya jaringan tanaman. Gambut banyak mengalami kekurangan Zn. Pengenalan kegunaan unsur hara yang penting bagi pertumbuhan dan produksi kelapa sawit, maka petani perlu melengkapi dengan pengetahuan tentang pemupukannya. (Penulis : HUSNI THAMRIN Penyuluh Pertanian BPP Cerenti) Sumber : M. Anang Firmansyah Peneliti di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kalimantan Tengah Jl. G. Obos km 5 Palangka Raya 73111