REMBUG PARIPURNA DAN PENGUKUHAN PENGURUS KTNA KABUPATEN KENDAL MASA BHAKTI 2013 - 2018
KENDAL -------Bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Kendal, Kamis 30 Mei 2013 kemarin Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan (BKP3) Kabupaten Kendal melaksanakan Rembug Paripurna Kelompok Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) masa bhakti 2008-2013 dan pengukuhan pengurus baru KTNA Kabupaten Kendal Masa Bhakti 2013-2018 .acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua dan Sekretaris KTNA Provinsi Jawa Tengah Agus Eko Cahyono dan Sumaji. Menurut Ketua Panitia Oerip Pramono, Rembug Paripurna KTNA Kabupaten Kendal ini diikuti oleh 87 peserta yang terdiri dari pengurus Kabupaten sebanyak 17 orang, pengurus Kecamatan, Taruna Tani, dan Wanita Tani sebanyak 60 orang, serta dari SKPD Pembina KTNA sebagai Peninjau sebanyak 10 orang. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Kendal yang diwakili oleh Ir. Lukito AP selaku Kabid Penyelenggaraan Penyuluhan. Dalam sambutannya, beliau mengatakan jika Organisasi berjalan bagus maka semua program dari pemerintah akan berhasil, Program nasional dari pemerintah kedepannya sangat berat terutama pada bidang swasembada beras, gula dan daging serta Ketahanan Pangan. Sementara itu untuk program dari pemerintah Kabupaten Kendal antara lain bandeng tanpa duri, jambu getas merah dan pisang raja bulu. Baik program nasional maupun program pemerintah daerah merupakan tanggung jawab bersama antara Pemerintah dan KTNA. Pengurus tingkat Kecamatan Memberikan masukan ke Pemerintah tentang program unggulan dari Kecamatan, sehingga akan sesuai dengan kebutuhan masyarakat/petani. Selain itu juga sebagai penyambung lidah dari pemerintah ke petani dan juga sebaliknya. Diharapkan untuk kedepannya KTNA lebih eksis dan pemerintah lebih konsekuen dalam mendukung pendanaan dan program-programnya," Ir. Lukito AP. Acara dilanjutkan dengan Pengukuhan Pengurus baru KTNA masa bakti 2013 - 2018 oleh Ketua KTNA Jateng Agus Eko Cahyono. Dalam sambutannya Ketua KTNA Prov. Jawa Tengah Agus Eko Cahyono mengatakan apabila ada kendala regulasi dan kebijakan diharapkan KTNA mampu menjadi fasilitator bagi petani dengan pemerintah, KTNA bisa bekerjasama dengan swasta maupun pemerintah dan menjadi mitra Penyuluh di tingkat Desa."Kedepannya ada peran serta dari pemerintah misalnya melalui sarasehan yang mempertemukan antara stakeholder dengan petani sehingga nantinya pemerintah dapat memberikan regulasi dan kebijakan yang berpihak pada petani,"harapnya (ADI ARIANTO/ BKP3 Kab. Kendal)