Loading...

REMBUG TANI WUJUD KELESTARIAN BUDAYA GOTONG ROYONG

REMBUG TANI WUJUD KELESTARIAN BUDAYA GOTONG ROYONG
Didalam hidup masyarakat tidak lepas dari yang namanya gotong royong. Gotong royong dilakukan oleh sekelompok orang untuk mencapai tujuan yang sama. Dalam dunia pertanian, gotong royong banyak dilakukan oleh petani. Dulu masyarakat petani bergotong royong pada saat sebelum tanam sampai panen namun seiring berjalannya waktu, budaya ini mulai hilang tetapi masih ada sebagian petani yang tetap melestarikan budaya bergotong royong dalam bertani. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh kelompok tani di desa Gading Wetan kecamatan Gading. Sejak dulu sampai sekarang kelompok tani yang beranggotakan 25 orang ini masih melestarikan budaya gotong royong untuk budidaya tanaman padi. Umumnya kelompok tani banyak melakukan berbagai kegiatan pembelajaran seperti sekolah lapang. Dalam sekolah lapang terdapat kegiatan yang salah satunya adalah rembuk tani. Rembuk tani adalah kegiatan musyawarah dalam kelompok tani yang tujuannya untuk menyelesaikan masalah-masalah dalam bertani. Mereka berkumpul dan membahas masalah yang terdapat di sawah. Salah satu masalah yang dibahas adalah masalah kebersihan saluran irigasi. Kelompok tani sangat bergantung terhadap air irigasi untuk hasil panen padi yang maksimal. Saluran irigasi yang kotor karena sampah dapat menyebabkan pengairan padi terhambat akibatnya dapat berdampak pada hasil panen padi. Sehingga kelompok tani bermusyawarah untuk mencari solusi. Hasil musyawarah yang didapat adalam membersihkan saluran irigasi bersama-sama. Seluruh anggota kelompok melakukan gotong royong dengan penuh tanggung jawab. Sehingga mereka mendapatkan hasil saluran irigasi yang bersih dan hasil panen yang diinginkan. Dari kegiatan tersebut dapat dilihat bahwa kelompok tani di desa Gading Wetan tetap melestarikan budaya gotong royong. Hal ini merupakan wujud kepedulian kelompok tani t akan pentingnya hidup bergotong royong. Budaya ini akan terus dilakukan oleh kelompok tani Gading Wetan karena sangat menguntungkan dan menciptakan masyarakat yang rukun. Sumber : Dikutip dari berbagai sumber