Loading...

REMBUG UTAMA DAN RAPAT KOORDINASI PENAS PETANI NELAYAN XV TAHUN 2017

REMBUG UTAMA DAN RAPAT KOORDINASI PENAS PETANI NELAYAN XV TAHUN 2017
Provinsi Aceh dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Pekan Nasional (Penas) XV Petani dan Nelayan Tahun pada 6 - 11 Mei 2017 di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar Provinsi Aceh. Penas XV tersebut akan dihadiri puluhan ribu petani dan nelayan dari seluruh Indonesia. Sebagai salah satu upaya untuk mengoptimalkan persiapan pelaksanaan PENAS Petani Nelayan XV Tahun 2017 maka dilaksanakan rembuk utama dan rapat koordinasi yang dilaksanakan di Anjong Mon Mata, Banda Aceh tanggal 6 Oktober 2016. Pada acara rembuk utama dan rapat koordinasi dibuka oleh Asisten Daerah Provinsi Aceh dan dihadiri oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Hasil Sembiring, Ketua KTNA Nasional Winarno Tohir, perwakilan KTNA seluruh Indonesia serta undangan lainnya.Dalam sambutannya, Kepala BPPSDMP Pending Dadih Permana mengharapkan kegiatan PENAS tersebut dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh para petani-nelayan dan petani hutan untuk saling berinteraksi dan bersinergis guna membangkitkan motivasi, tanggung-jawab dan kemandirian petani-nelayan dan petani hutan sebagai pelaku utama sistem agribisnis. Selain itu PENAS diharapkan juga dapat dimanfaatkan oleh para petani-nelayan dan petani hutan untuk meningkatkan kemitraan yang saling menguntungkan dalam rangka meningkatkan kualitas usahatani dan pendapatannya, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan petani-nelayan dan petani hutan.Ketua KTNA Nasional Winarno Tohir mengatakan, Aceh akan mendapat banyak keuntungan sebagai tuan rumah Penas XV Petani dan Nelayan 2017. Sebab, ada puluhan ribu petani dan nelayan datang ke Aceh. Mereka akan berada di Aceh sekitar sepekan hingga 10 hari, ini merupakan keuntungan bagi Aceh karena akan menggeliatkan sektor ekonomi khususnya hotel dan penginapan”.Melalui rembuk utama dan rapat koordinasi ini, diharapkan dapat mengidentifikasi permasalahan-permasalahan yang dihadapi serta dicarikan alternatif pemecahannya, sehingga PENAS Petani Nelayan XV Tahun 2017 dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.(Nurlaily).