Pada hari Kamis (19/7) Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kota Denpasar mengadakan Sarasehan Penyuluh sebagai bentuk forum dialog antara Petugas Lapangan dengan Pekaseh yang mengambil tema Pemanfaatan Teknologi Informasi Guna Peningkatan Pelayanan Dan Kompetensi Profesi Penyuluh Pertanian Lapang. Pemilihan tema ini didasarkan pada perkembangan teknologi informasi di masyarakat yang menuntut berbagai kalangan untuk memanfaatkannya, termasuk dalam dunia penyuluhan pertanian. Acara yang dihadiri oleh Kabid Teknik beserta staf, Kepala UPT beserta staf, PPL Pertanian/Peternakan, POPT, serta Pekaseh se-Kota Denpasar ini dilaksanakan di Ruang Rapat UPT Penyuluhan, Suwung, Denpasar Selatan. Dalam sambutan Kepala Dinas DPTPH yang dibacakan oleh Kabid Teknik, I Wayan Cita, Beliau menyampaikan bahwa tercapainya sasaran utama pembangunan pertanian diperlukan peran serta seluruh lapisan masyarakat petani dan diluar pertanian, diantaranya melalui pendidikan non formal seperti penyuluhan. Hal ini menuntut PPL agar lebih profesional dan kompeten dalam melaksanakan tugasnya. Beliau menyatakan, sistem penyuluhan berbasis web, seperti Cyber Extension yang telah dikembangkan oleh Deptan sejak tahun 2009 dapat menjadi salah satu sumber informasi bagi PPL sehingga tujuan pengembangan teknologi infomasi di bidang penyuluhan dapat tercapai secara optimal. Penyampaian materi dalam Sarasehan dilakukan dalam bentuk diskusi panel dua arah, sehingga terjadi pertukaran informasi antara nara sumber dengan peserta. Materi yang didiskusikan peserta Sarasehan adalah Pengembangan SDM Penyuluh Pertanian berbasis Kompetensi, Sistem Informasi Kalender Tanam (KATAM) berbasis WEB, serta Penguasaaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi Bagi Penyuluh Pertanian dan Petani. Materi pertama disampaikan oleh PPL Gianyar, Wiraga, yang telah lulus Sertifikasi Penyuluh Tahun 2011. Beliau berbagi pengalaman pada saat proses sertifikasi berlangsung. Selain itu, Beliau memberikan bahan “ bahan yang diperlukan pra, proses, dan pasca sertifikasi. Materi kedua dan ketiga disampaikan oleh Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali yang mana dibahas penggunaan Sistem Kalender Tanam, e-Petani, dan cara mengakses informasi pada Cyber Extension. Sarasehan ditutup oleh Kadis DPTPH, I Gede Ambara Putra, dengan pesan supaya seluruh stakeholder saling bekerjasama dalam memajukan pertanian. Tak lupa Beliau berpesan bagi Penyuluh dan Pengamat Hama agar memanfaatkan teknologi informasi dalam usaha meningkatkan kualitas penyuluhan kepada masyarakat petani. Ditulis oleh : Marcella Wayan K.R.,SP (PP Pertama)