Loading...

SEKAM PADI

SEKAM PADI
Sekam padi adalah kulit luar butiran padi yang telah dipisahkan dari berasnya melalui proses penggilingan padi. Sekam padi memiliki kandungan serat yang tinggi dan juga mengandung beberapa nutrisi seperti protein, lemak, dan mineral Sekam padi sering digunakan sebagai bahan bakar alternatif untuk penghasilan energi di beberapa negara. Selain itu, sekam padi juga dapat digunakan sebagai bahan baku dalam industri kertas, pakan ternak, dan bahan bangunan. Di beberapa daerah di Indonesia, sekam padi digunakan sebagai bahan bakar dalam pembuatan arang sekam. Arang sekam biasanya digunakan sebagai bahan bakar dalam memasak atau sebagai bahan campuran dalam pembuatan pupuk organik. CARA MEMBUAT ARANG SEKAM PADI Bahan dan alat yang dibutuhkan: Sekam padi. Drum logam atau tong besar. Kayu untuk bahan bakar. Sekop atau alat untuk mengisi sekam ke dalam drum. Sumpit atau alat untuk membuka dan menutup ventilasi pada drum. Langkah-langkah: Siapkan drum logam atau tong besar yang bersih dan tidak berkarat. Ukuran drum sebaiknya tidak terlalu besar, agar panas dapat merata ke seluruh bagian sekam. Bersihkan sekam padi dari kotoran atau benda asing lainnya. Isi drum logam atau tong besar dengan sekam padi sampai penuh, rapatkan dan padatkan sedikit-sedikit dengan sekop agar sekam tidak bergerak saat dibakar. Bakar kayu di bagian bawah drum atau tong besar hingga api menyala dan mengeluarkan bara api yang cukup besar. Tutup drum atau tong besar dengan sumpit atau alat penutup ventilasi pada drum agar udara tidak masuk. Biarkan drum atau tong besar terbakar selama 4-5 jam. Pada awal pembakaran, jangan terlalu banyak memasukkan kayu agar suhu dapat naik secara perlahan dan merata di seluruh bagian sekam. Setelah itu, barulah tambahkan kayu sedikit-sedikit agar suhu tetap terjaga dan api tidak padam. Setelah 4-5 jam, matikan api dan biarkan arang sekam padi dalam drum atau tong besar hingga benar-benar dingin. Setelah dingin, keluarkan arang dari drum atau tong besar dan ayak untuk memisahkan arang dari sekam yang belum terbakar. Demikian cara pembuatan arang sekam padi. Dalam melakukan proses pembakaran harus dilakukan dengan hati-hati dan di tempat yang aman. Selalu waspada terhadap risiko kebakaran Pengaplikasian Sekam Padi dapat digunakan sebagai penyelamat tanah karena memiliki beberapa manfaat, antara lain Mengurangi erosi tanah: Sekam padi dapat digunakan sebagai bahan organik untuk menutupi tanah yang gundul atau terkena erosi. Dengan menutupi tanah tersebut, laju erosi dapat diperlambat atau bahkan dihentikan. Memperbaiki struktur tanah: Sekam padi mengandung karbon organik yang dapat meningkatkan kualitas tanah dan meningkatkan kelembaban tanah. Dengan demikian, struktur tanah dapat menjadi lebih baik dan dapat menahan air dengan lebih baik Meningkatkan kesuburan tanah: Sekam padi mengandung banyak nutrisi penting seperti nitrogen, fosfor, dan kalium yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Ketika sekam padi diuraikan oleh mikroorganisme tanah, nutrisi tersebut dilepaskan ke tanah dan meningkatkan kesuburan tanah. Mengurangi polusi tanah: Pemakaian sekam padi dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia yang dapat mencemari tanah dan air tanah. Dengan mengurangi polusi tanah, kualitas tanah dan air tanah dapat terjaga dengan baik.. Menghemat biaya: Pemakaian sekam padi sebagai bahan organik dapat menghemat biaya pembelian pupuk kimia. Selain itu, sekam padi juga merupakan limbah pertanian yang dapat dimanfaatkan kembali, sehingga dapat mengurangi limbah pertanian yang menumpuk di lingkungan. Dengan mengaplikasikan Sekam Padi, dapat menjaga kesehatan dan kesuburan tanah sehingga dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan mencegah terjadinya kerusakan lingkungan. PUSTAKA Dari Berbagai Sumber