Loading...

Sekolah Lapang Budidaya Cabai Merah

Sekolah Lapang Budidaya Cabai Merah

Sekolah Lapang Sebagai Salah Satu Metode Dalam Melaksanakan Penyuluhan Pertanian Dinas Pertanian

 

Sekolah lapang merupakan proses pembelajaran non formal bagi petani untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya dalam mengenali potensi, menyusun rencana usaha identifikasi dan mengatasi permasalahan, mengambil keputusan dan menerapkan teknologi yang sesuai dengan sumberdaya yang ada secara sinergis dan berwawasan lingkungan sehingga usaha tani lebih efisien berproduktifitas tinggi dan berkelanjutan. Sekolah lapang dipandang sebagai salah satu metode dalam proses belajar mengajar yang cukup efektif karena sangat cocok sebagai metode pembelajaran bagi orang dewasa (Andragogi) karena sifatnya yang tidak formal, proses pembelajaran dilakukan di lapangan dimana tersedia objek nyata.

Pada tahun 2025 BPP Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara melaksanakan sekolah lapang tentang pertanaman Cabai merah. Dimana pesertanya ada 10 kelompok tani yang berasal dari berbagai desa di kecamatan Tarutung. Selanjutnya kelompok tani inilah yang diharapkan akan membawa informasi tentang pertanaman cabai merah ke kelompok tani lainnya di desa masing-masing.  Adapun laboratorium lapang pertanamannya dilaksanakan di dusun Siarang-arang Desa Parbaju Tonga Kecamatan Tarutung.

Adapun manfaat sekolah lapang adalah:

  • Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis petani.
  • Meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian.
  • Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.
  • Mendorong pertanian berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Tujuan utama sekolah lapang :

  • Belajar dari Pengalaman Petani: Peserta adalah subjek utama yang belajar dari praktik langsung di lahan, bukan sekadar menerima teori dari penyuluh.
  • Non-Formal & Partisipatif: Pembelajaran tidak kaku, melibatkan diskusi, perenungan, dan evaluasi bersama antara petani dan fasilitator.
  • Fokus pada Masalah Nyata: Materi disampaikan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi lahan petani, seperti teknik pemupukan tepat (5T) atau pengelolaan hama terpadu (SL-PTT).
  • Metode Andragogi: Disesuaikan untuk orang dewasa, mengedepankan pengalaman, praktik, dan pemecahan masalah secara mandiri.

Sekolah lapang banyak mengajarkan hal baru yang bermanfaat bagi petani dan penyuluh terutama dalam hal pertanaman cabai merah. Harapannya dengan meningkatnya kualitas sumber daya manusia pertanian, produktivitas pertanian bisa meningkat dan kesejahteraan petani bisa terangkat.