Loading...

Sekolah Lapang Nangka, Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Nangka Petani

Sekolah Lapang Nangka, Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Nangka Petani
Dalam rangka meningkatkan kapasitas petani dalam pengembangan budidaya tanaman Nangka, Nanas, Sukun dan Pisang Cavendish di Sulawesi Selatan sehingga mampu memproduksi bibit dan buah yang berkualitas, maka Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Prov. Sulsel menyelenggarakan pembelajaran dan pembinaan petani melalui sekolah lapang (SL). Sekolah Lapang dilaksanakan di 10 kecamatan dan 8 kabupaten, salah satu diantaranya yakni Kecamatan Mattiro Bulu yang mendapat alokasi sekolah lapang komoditi Nangka. Sekolah lapang Nangka dilaksanakan pada tanggal 11 Juli 2024 bertempat di Desa Makkawaru pada kelompoktani Makkawaru II yang dihadiri oleh Kepada Desa Makkawaru, Kepala Seksi Perbenihan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Pinrang dan Kepala Seksi Kelembagaan dan SIP UPT PSDMP Dinas TPHBUN Prov. Sulsel. Kepala Desa Makkawaru, Muh. Yusuf menyambut baik pelaksanaan SL Nangka dan menyampaikan, Desa Makkawaru mempunyai potensi pengembangan Nangka dan Nanas sehingga dipilih menjadi lokasi pelaksanaan SL komoditi tersebut. Astiningsih, SP, M.Si., Kepala Seksi Perbenihan menyampaikan bahwa Kec. Mattiro Bulu sangat terkenal sebagai penghasil Nangka dan Nanas. Tahun ini kelompok tani Makkawaru mendapat bantuan bibit nangka dari APBD Provinsi seluas 5 ha sebanyak 500 pohon dengan varietas nangka madu. Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan sebaik baiknya, sebenarnya banyak yang mau menanam hortikultura dan kita bersyukur mendapat kepercayaan mnedapat bantuan,” ujar Astiningsih yang mewakili Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Pinrang saat pembukaan SL. Hartati, SP, MM, Kepala Seksi Kelembagaan dan SIP UPT PSDMP Dinas TPHBUN Prov. Sulsel menyampaikan bahwa kegiatan SL Nangka ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari pemberian bantuan bibit nangka sehingga petani mengetahui cara perbanyakan, budidaya hingga panen, pascapanen dan pemasaran yang baik. Materi sekolah lapang antara lain Perbanyakan Bibit, Penanaman & Pemeliharaan, Pengendalian HPT, Pascapanen, Pengolahan & Pemasaran yang disampaikan oleh penyuluh pertanian Kab. Pinrang dan Ketua KWT Resky Berkah yang sukses mengolah nangka menjadi kripik yang enak dan renyah. Kegiatan SL nangka ini diharapkan meningkatkan pengetahuan petani dalam melakukan budidaya tanaman nangka yang baik sehingga kualitas dan kuantitas buah nangka yang dihasilkan dapat meningkat dan Kec. Mattiro Bulu semakin dikenal sebagai penghasil nangka unggul di Kab. Pinrang bahkan Sulawesi Selatan. Dwi Arnir Wanayenti, SP, MP Penyuluh Dinas TPHBUN Prov. Sulsel