Kelompok tani Sari Rasa dan kelompok tani, Tani Maju, desa Trahean melaksanakan kegiatan SL-PHT (Sekolah Lapang Pengenalan Hama Tanaman) yang berlangsung selama 12 (duabelas) kali pertemuan. Adapun Pertemuan SL-PHT dilaksanakan 1 (satu) minggu sekali diareal sawah Tanah Kas Desa (TKD). Yang dipandu oleh penyuluh pertanian terdiri dari, Katiman Sp, Rahmanto Sp, Daryoko Amd, dan THL-TB Penyuluh Pertanian. Kegiatan SL-PHT di desa Trahean meliputi : 1. Analisa agroekosistem. Analisa agroekosistem, semua peserta dibagi ke dalam 5 kelompok, masing-masing kelompok membuat gambar ekosistem tanaman padi areal persawahan termasuk mengidentifikasi tinggi tanaman, tinggi air, keadaan tanah, jumlah anakan padi, jumlah daun, jenis-jenis hama dan gejala awal penyakit pada padi 2. Pengamatan Hama Penyakit Tanaman Padi Untuk pengenalan hama penyakit padi peserta mengumpulkan dan manangkap hama-hama yang menyerang padi misalnya belalang, kepik daun dan mendiskusikannya dari awal berkembangbiak, populasi, serta cara pencegahan dan pengendaliannya. 3. Pestisida Nabati Kegiatan selanjutnya adalah membuat pestisida nabati. Ada dua bahan pembuatan yaitu insektisida nabati ekstrak daun sirsak dan eksrak daun nimba. Untuk pembuatan ekstrak daun sirsak terdiri dari bahan dan alat : daun sirsak 150 gram, sabun colek 24 gram, air 1,5 liter, ember, gunting / parang, alat tumbuk / blender, saringan/kain casa. Cara pembuatannya, daun sirsak dipotong-potong / digunting lalu ditumbuk / diblender dan disaring, kemudian dicampur dengan sabun colek. Cara aplikasi : masukan kedalam hand sprayer tambahkan air sampai penuh. Kegunaan sebagai insektisida menyebabkan kematian sel sebagai penolak serangga dan penolak makan. Untuk mengendalikan hama wereng coklat, wereng hijau, belalang daun dan ulat pada tanaman sayuran. Selanjutnya pembuatan ekstrak daun nimba. Bahan dan alat : daun nimba 1 kg, lengkuas 0,5 kg, serai 0,5 kg, air bersih 10 liter, ember 1 buah, blender/alat tumbuk, saringan/kain. Proses pembuatannya : daun nimba, lengkuas, daun serai di cuci bersih lalu dipotong-potong kemudian ditumbuk /diblender sampai halus. Bahan “ bahan yang sudah dihaluskan dimasukan kedalam ember, kemudian direndam dengan 10 liter air bersih, selama 18 s/d 24 jam. Setelah 18 “ 24 jam bahan tersebut di saring menggunakan kain. Cara aplikasi : 1,5 liter larutan nimba di campur dengan 15 liter / satu tangki hand sprayer. Kegunaan untuk mengendalikan hama wereng coklat, wereng sengit, kepil, kutu putih, aphis, belalang dan lain-lain. (Sumber : PPAH Dinas Pertanian Kalimantan Selatan). 4. Analisis Populasi Tikus Analisis populasi tikus dimulai perkembangbiakan tikus, jumlah anak tikus, habitat tikus. Target-target yang menjadi sasaran tikus untuk keperluan makan. Jenis-jenis makanan tikus dan cara pengendalian tikus. 5. Analisis kelayakan usaha padi. Adapun kegiatan terakhir dalam Sekolah Lapang PHT di desa Trahean yaitu : biaya penyiapan lahan, biaya persemaian, biaya penanaman, biaya pemupukan, biaya sarana pengendalian OPT, biaya pemeliharaan, biaya panen dan biaya paska panen.