Loading...

Sekolah Lapang (SL) Tanaman Padi sebagai Upaya Peningkatan Produksi dan Kapasitas Petani

Sekolah Lapang (SL) Tanaman Padi sebagai Upaya Peningkatan Produksi dan Kapasitas Petani

Sekolah Lapang (SL) Tanaman Padi merupakan metode penyuluhan partisipatif yang dilaksanakan di lahan petani selama satu musim tanam. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani melalui pembelajaran langsung di lapangan sesuai kondisi agroekosistem setempat.

Materi SL meliputi pengelolaan tanaman terpadu, penggunaan varietas unggul dan benih bermutu, pengelolaan air (AWD), pemupukan berimbang, pengendalian hama terpadu (PHT), serta panen dan pascapanen. Dengan pendekatan belajar sambil praktik, petani mampu mengenali permasalahan tanaman sejak dini dan menerapkan teknologi secara tepat.

Pelaksanaan Sekolah Lapang memberikan dampak positif berupa peningkatan produktivitas padi, pengurangan biaya produksi, penggunaan pestisida yang lebih bijaksana, serta peningkatan kemandirian dan kapasitas petani. Oleh karena itu, SL Tanaman Padi menjadi sarana strategis dalam mendukung pertanian padi yang berkelanjutan dan ketahanan pangan.

Pendahuluan

Sekolah Lapang (SL) Tanaman Padi merupakan salah satu metode penyuluhan pertanian yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap petani. Melalui pendekatan belajar sambil praktik di lapangan, petani diajak memahami teknologi budidaya padi secara langsung sesuai kondisi agroekosistem setempat. Program SL telah terbukti berperan penting dalam meningkatkan produktivitas padi dan mendukung ketahanan pangan.

Pengertian Sekolah Lapang Tanaman Padi

Sekolah Lapang Tanaman Padi adalah kegiatan pembelajaran nonformal yang dilaksanakan di lahan petani selama satu musim tanam. Proses belajar dilakukan secara partisipatif, dimana petani berperan aktif dalam:

Mengamati pertumbuhan tanaman

Menganalisis permasalahan budidaya

Menerapkan teknologi anjuran

Mengevaluasi hasil usahatani

Tujuan Sekolah Lapang Tanaman Padi

Tujuan utama pelaksanaan SL Tanaman Padi antara lain:

Meningkatkan kemampuan petani dalam budidaya padi yang baik dan benar

Mendorong penerapan teknologi spesifik lokasi

Mengurangi ketergantungan pada input kimia berlebihan

Meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani

Menumbuhkan kemandirian dan kerja sama kelompok tani

Materi yang Dipelajari dalam SL Tanaman Padi

Materi SL disesuaikan dengan fase pertumbuhan padi dan kondisi lapangan, meliputi:

1. Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT)

Pemilihan varietas unggul

Penggunaan benih bermutu

Pengaturan jarak tanam (jajar legowo)

2. Pengelolaan Air

Sistem irigasi efisien

Penerapan AWD (Alternate Wetting and Drying)

3. Pemupukan Berimbang

Pemupukan berdasarkan kebutuhan tanaman

Penggunaan pupuk organik dan anorganik secara tepat

4. Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT)

Identifikasi hama dan penyakit utama

Pengendalian Hama Terpadu (PHT)

Pelestarian musuh alami

5. Panen dan Pascapanen

Penentuan waktu panen

Penanganan gabah untuk menjaga mutu

Metode Pelaksanaan Sekolah Lapang

Sekolah Lapang dilaksanakan dengan pendekatan:

Partisipatif: petani sebagai subjek pembelajaran

Praktik langsung di sawah

Diskusi kelompok dan pengamatan rutin

Analisis agroekosistem (AAES)

Pendampingan dilakukan oleh penyuluh pertanian dan petugas teknis terkait.

Manfaat Sekolah Lapang Tanaman Padi

Pelaksanaan SL memberikan manfaat nyata, antara lain:

Peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani

Pengurangan biaya produksi

Penggunaan pestisida yang lebih bijaksana

Peningkatan hasil dan kualitas gabah

Terbentuknya petani sebagai ahli lapangan

Peran Penyuluh dalam Sekolah Lapang

Penyuluh pertanian berperan sebagai:

Fasilitator pembelajaran

Pendamping teknis

Penghubung inovasi teknologi dengan petani

Motivator dalam penerapan teknologi

Kesimpulan

Sekolah Lapang Tanaman Padi merupakan sarana pembelajaran yang strategis dalam meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani padi. Dengan pendekatan praktik langsung dan partisipatif, SL mampu meningkatkan kapasitas petani serta mendorong penerapan teknologi pertanian secara tepat dan berkelanjutan.

Penutup

Keberhasilan Sekolah Lapang Tanaman Padi sangat ditentukan oleh

 

Sumber: Kementan RI, BSIP, BB Padi, IRRI, FAO.