Loading...

Sekolah Tani Program Inklusi Aisyiah Kabupaten HSU Di BPP Kec. Sungai Pandan

Sekolah Tani Program Inklusi Aisyiah Kabupaten HSU Di BPP Kec. Sungai Pandan
Sekolah Tani Program Inklusi Aisyiah ini dilaksanakan selama 2 hari yakni dari tanggal 30 – 31 Mei 2023 / 10-11 Dzulqa’idah 1444 H. Kegiatan pada hari kedua dilaksanakan di BPP Kecamatan Sungai Pandan pada hari Rabu tanggal 31 Mei 2023. Acara ini dihadiri oleh ketua dan koordinator Aisyiyah dan tim (panitia), serta para peserta. Peserta dari kegiatan ini yang berjumlah 30 orang yang berasal dari 3 Kecamatan, dimana peserta masing-masing Kecamatan adalah berasal dari 2 desa yang berbeda. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang pertanian berkelanjutan, kedaulatan pangan, dan pembangunan berperspektif perempuan, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan budidaya pertanian berkelanjutan bagi perempuan dan memperkuat pemberdayaan bagi perempuan petani. Sekolah Tani, yang diadakan di Aula BPP Kec. Sungai Pandan Kab. HSU ini merupakan sebuah inisiatif yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para petani perempuan tentang perempuan dan alam, pemetaan sosial pertanian, pemberdayaan petani perempuan melalui kelompok, serta mendorong kebijakan pertanian berkelanjutan yang berspektif perempuan. Dalam acara tersebut, ketua dan Koordinator Aisyiyah hadir untuk memberikan sambutan, dukungan dan motivasi kepada para petani perempuan. Mereka berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka tentang keberlanjutan dan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan pedesaan. Acara Sekolah Tani ini mencakup berbagai kegiatan praktis seperti Materi dan praktek pembuatan pestisida nabati. Materi dan praktek pembuatan kompos. Materi tentang pembuatan herbisida. Teknik budidaya ikan dalam ember Analisa usaha tani. Pemberdayaan kelompok. Narasumber pada kegiatan ini antara lain berasal dari BPP Kecamatan Sungai Pandan, BPP Kecamatan Banjang, BPP Kecamatan Babirik dan Dinas Perikanan Kabupaten HSU. Sekolah Tani yang diadakan oleh Tim Inklusi dengan kehadiran Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah dan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah ini merupakan langkah nyata dalam mendorong pertanian perempuan berkelanjutan dan inklusi sosial di Indonesia. Diharapkan acara serupa dapat diadakan di banyak wilayah lainnya untuk terus memperkuat sektor pertanian dalam perempuan dan mendorong kesejahteraan masyarakat desa. (Farida Adriani, SP)