Kabupaten Pekalongan terletak pada 6 o83' 7o 23' lintang selatan dan 109o 49' - 78o 78' Bujur timur dengan luas wilayah 836.130 km2. 1. Batas wilayah - Sebelah Utara : Kota Pekalongan dan laut Jawa - Sebelah Timur : Kabupaten Batang - Sebelah Selatan : Karesidenan Banyumas - Sebelah Barat : Kabupaten Pemalang 2. Wilayah administrasi Kabupaten Pekalongan terdiri dari : 19 Kecamatan, 272 Desa, 13 Kelurahan, dan 1.105 Dusun. 3. Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Pekalongan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Pekalongan dibentuk berdasarkan peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan No 12 Tahun 2009 Tanggal 30 Juni 2009. Visi BP4K Kabupaten Pekalongan : Terwujudnya Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Yang Dinamis untuk meningkatkan Kemandirian dan Daya Saing Petani. Misi BP4K Kabupaten Pekalongan : 1. Meningkatkan kualitas ketenagaan penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan; 2. Mengembangkan penyelenggaraan penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan; 3. Mengembangkan pendekatan, metodologi dan model penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan partisipatif; 4. Mengembangkan kelembagaan penyuluhan pertanian, perikanan dan kehutanan, 5. Mengembangkan kelembagaan pelaku utama dan pelaku usaha yang tangguh dan berdaya saing; 6. Mendorong terjalinnya hubungan kemitraan antara pelaku utama, pelaku usaha dan pihak-pihak lain dalam pengelolaan agribisnis. BP4K Kabupaten Pekalongan dipimpin oleh seorang Kepala Badan dengan dibantu pejabat-pejabat struktural dengan susunan sebagai berikut : - Kepala BP4K : Ir. M. Bambang Irianto, M.si. - Sekretaris : Ir. H. Bambang Irianto, M.si. - Kasubbag Umum dan Keuangan : Dra. Listiyani P. - Kasubbag Perancanaan : Mangun S., S.IP. - Kabid Penyelenggaraan Penyuluhan : Ir. Yarochim - Kasubbid Programa dan Pengembangan Metode Penyuluhan : Ir. Sri Haryanti - Kasubbid Pengembangan Materi Penyuluhan dan Kemitraan Usaha : Siswandi - Kabid Kelembagaan : Ir. Djoko Purwanto Adi R. - Kasubbid Kelembagaan Penyuluhan : Haryana, SP. - Kasubbid Kelembagaan Pelaku Utama dan Pelaku Usaha : Karsono, SP., M.Si. - Kabid Pengembangan SDM : Andijarto, SH., MH. - Kasubbid Pengemb. SDM Penyuluh : Bambang W., S.IP. - Kasubbid Pengemb. SDM Pelaku Utama dan Pelaku Usaha : Subali - Koordinator Penyuluh Kab. Pekalongan : Mochtar Effendy, S.TP. Tenaga penyuluh di BP4K Kabupaten Pekalongan sebanyak 171 orang yang terdiri dari penyuluh PNS/ CPNS sebanyak 87 orang dan penyuluh THL TBPP sebanyak 84 orang. Penyuluh PNS/CPNS terdiri dari Penyuluh Pertanian PNS sebanyak 47 orang CPNS 12 orang, Penyuluh Kehutanan PNS sebanyak 17 orang dan CPNS 3 orang, dan Penyuluh Perikanan PNS sebanyak 2 orang dan CPNS 6 orang. Kelembagaan penyuluhan di tingkat kecamatan disebut Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K), sejumlah 19 BP3K se-Kabupaten Pekalongan. Dari 19 BP3K tersebut, yang telah memiliki gedung sejumlah 6 Unit, yaitu BP3K Paninggaran, Kesesi, Sragi, Bojong, Kedungwuni, Wiradesa. Sedangkan 11 BP3K yang lain masih bertempat di kantor kecamatan. 4. Kelompok Tani dan Gapoktan - Jumlah kelompok tani (Poktan) di Kabupaten Pekalongan : 837 kelompok tani - Jumlah Kelompok Tani Hutan Rakyat (KTHR) : 186 Kelompok - Jumlah Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) : 61 Kelompok Gapoktan Kabupaten pekalongan telah mendapat program puap pada tahun 2008 sebanyak 35 desa/Gapoktan pada 7 kecamatan, pada tahun 2009 sebanyak 23 desa/Gapoktan pada 12 kecamatan, dan pada tahun 2011 sebanyak 17 desa/Gapoktan pada 10 kecamatan. Sehingga Total Desa/Gapoktan yang mendapat Program PUAP sebanyak 75 desa pada 16 kecamatan. Sampai Komoditas tanaman pangan yang banyak diusahakan oleh Kelompoktani di Kabupaten Pekalongan adalah Padi dan Palawija. Sedangkan Tanaman Hortikultura terdiri dari Durian, Manggis, Mangga, Pisang, Rambutan, Salak, Melon, Cabe merah, Bawang merah, Kentang dan jenis sayuran lainnya. Sedangkan untuk peternakan banyak dikembangkan sapi, kambing, domba, ayam buras, itik, dan kelinci. Sedangkan untuk tanaman perkebunan banyak dibudidayakan komoditas Tebu, Teh, Cengkeh, Kopi, Nilam, Melati, dan Kelapa.