1. Pengertian
Seleksi benih padi adalah kegiatan memilih benih yang bermutu baik dari hasil panen sebelumnya atau dari benih yang tersedia, agar tanaman tumbuh seragam, sehat, dan berproduksi tinggi. Benih yang baik merupakan dasar utama keberhasilan budidaya padi.
2. Tujuan
- Mendapatkan benih yang murni, sehat, dan seragam.
- Menyingkirkan benih yang rusak, hampa, atau terserang penyakit.
- Meningkatkan daya tumbuh dan vigor benih.
- Menjamin hasil panen yang lebih tinggi dan berkualitas.
3. Manfaat Seleksi Benih yang Baik
- Menjamin pertumbuhan seragam di lapangan.
- Mengurangi serangan hama dan penyakit.
- Meningkatkan hasil panen.
- Menghemat biaya karena tidak perlu menyulam banyak tanaman.
4. Seleksi Benih dengan Larutan Air Garam dan Telur
- Siapkan wadah. Wadah yang di gunakan boleh ember atau wadah yang akan diisi air, garam, telur dan benih padi yang siap diseleksi.
- Masukkan air kedalam wadah. Tes awal masukkan sebutir telur ke air dan telur akan tenggelam ke dasar air, ini terjadi karena berat jenis telur lebih besar dari berat jenis air
- Masukkan garam ke dalam air (Ini bertujuan agar berat jenis air garam menjadi meningkat). Masukkan garam disertai dengan diaduk-aduk biar lebih cepat larut, dan tambahkan garam hingga telur bila dimasukkan menjadi terapung kepermukaan air
- Masukkan telur kedalam air. Apakah mengapung? Bila belum maka tambahkan lagi garam, dan bila sudah mengapung maka pemberian garam diberhentikan. (umumnya telur mengapung pada perbandingan 20 gram garam setiap 1 liter air)
- Keluarkan telur yang sudah dalam keadaan mengapung
- Masukkan benih kedalam larutan air garam. Benih yang bernas akan tenggelam, benih yang hampa dan retak akan mengapung.
- Buang benih yang mengapung.
- Pilih benih yang tenggelam sempurna.
- Cuci bersih dan tiriskan benih yang tenggelam tadi.
- Bila sudah melakukan cara seperti diatas, maka diperolehlah benih bernas yang bermutu dan berkualitas yang siap untuk perlakuan berikutnya dalam proses menyiapkan benih bernas.