Loading...

SEMANGKA, KOMODITI BUAH FAVORIT PETANI KECAMATAN MANDAU

SEMANGKA, KOMODITI BUAH FAVORIT PETANI KECAMATAN MANDAU
Kecamatan Mandau tidak memiliki banyak komoditi hortikultura yang dikembangkan dalam skala besar. Namun semangka adalah salah satu komoditi yang paling disukai petani untuk ditanam dalam areal tanam yg cukup luas. Tanaman merambat ini mempunyai nilai jual yang tinggi di pasaran. Hal menarik lainnya, mengapa tanaman semangka menjadi komoditas yang menarik bagi para petani dan penghobi pertanian karena perawatannya relatif mudah terutama di musim kemarau dan siklus pertumbuhan yang cepat. Semangka tumbuh dengan cepat, biasanya dapat dipanen dalam kurun waktu 60-70 hari setelah penanaman benih atau bibit. Salah satu Kelompok Tani yang rutin mengembangkan tanaman semangka adalah Anggur Merah. Saat anjangsana bersama salah satu anggotanya pada 9 Juli 2024 lalu, Pak Zul mengatakan bahwa kepuasannya terhadap hasil panen semangka di budidaya sebelumnya, membuatnya tertarik untuk melakukan budidaya semangka kembali. Ia terus bersemangat dan tekun sehingga budidaya semangka ini terus berjalan di lahan pertanian seluas 1,5 ha miliknya. Dalam proses pemasaran buah semangka ini juga relatif gampang, karena sudah ada agen pengepul yang akan menjemput buahnya langsung ke lahan pada saat pemanenan. Dengan potensi yang dimiliki, produksi semangka di Kelurahan Air Jamban ini dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal, meningkatkan pendapatan petani, dan memperkuat sektor pertanian. Secara keseluruhan, budidaya semangka di Indonesia memiliki potensi yang menguntungkan bagi petani karena permintaan yang tinggi, iklim yang cocok, biaya produksi yang rendah, hasil panen yang tinggi, nilai gizi yang baik, dan luas lahan yang tersedia. Penulis : Rizki Aprelia, S.P (Penyuluh Pertanian Kec. Mandau Kab. Bengkalis Prov. Riau)Juli 2024