Loading...

Seminar Nasional Dalam Rangka Hari Pangan Sedunia di Provinsi D.I Yogyakarta

Seminar Nasional Dalam Rangka Hari Pangan Sedunia di Provinsi D.I Yogyakarta
Dalam rangka Peringatan Hari Pangan Sedunia XXXII tingkat Provinsi DIY, diselenggarakan Seminar Nasional dengan tema "Industri Pertanian Berbasis Potensi Pangan Lokal Melalui Pemberdayaan Petani Menuju Kemandirian Pangan di Provinsi D.I Yogyakarta". Dalam seminar yang diselenggarakan oleh Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi D.I Yogyakarta bekerjasama dengan Ikatan Alumni Universitas Diponegoro ini diikuti oleh para petani, penyuluh pertanian, petugas teknis, perwakilan instansi yang berhubungan dengan pertanian serta pemerhati pangan di wilayah D.I Yogyakarta dan sekitarnya.Pangan merupakan kebutuhan pokok manusia yang harus terpenuhi untuk memperoleh kesejahteraan. Peran umbi-umbian untuk kemandirian pangan di Yogyakarta disampaikan oleh Prof. Dr. Ir Suhardi, MSc sebagai salah satu pembicara. Penurunan produksi pangan dunia karena deforestasi dan perubahan iklim menggambarkan besarnya ancaman kerawanan pangan yang dihadapi. Salah satu langkah strategis adalah dengan system pertanian terintegrasi dan pemanfaatan lahan secara maksimal.Pembicara dari Badan Pertanahan Nasional yaitu M. Ali Darmawan menyampaikan kebijakan pengelolaan pertanahan dalam hubungannya dengan penyediaan pangan. Selain dari pertanian di darat, pangan dari sektor perikanan juga sangat penting terutama karena Indonesia memiliki perairan yang luas dan potensial, hal ini ditekankan oleh Prof. Dr. Ir Sahala Hutabarat, MSc. Dalam paparannya beliau menyampaikan isu strategis serta strategi ketahanan pangan antara lain peningkatan produksi pangan perikanan dan penanggulangan kemiskinan. Pemerintah diharapkan dapat memberikan fasilitas baik sarana maupun prasarana subsidi pakan ikan, BBM, maupun anggaran yang memadai serta pentingnya sosialisasi untuk meningkatkan konsumsi ikan masyarakat.Sebagian besar masyarakat Indonesia mengkonsumsi beras sebagai makanan pokoknya, namun keterbatasan beras perlu diwaspadai untuk mencapai kemandirian pangan. Pemanfaatan daratan dan perairan harus dimaksimalkan dengan strategi yang tepat guna mendukung ketahanan pangan.