Loading...

SERAH TERIMA ASET PENYULUH DARI DINAS TPH KE BKPPP KAB. BULUKUMBA

SERAH TERIMA ASET PENYULUH DARI DINAS TPH KE BKPPP KAB. BULUKUMBA
Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Gattareng yang terletak di Kelurahan Mario Rennu Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba telah rampung pembangunannya dan telah mulai di operasionalkan pada Tahun 2010. Pembangunan BPP ini melalui anggaran DAK Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura. Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bulukumba Nomor 11 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata kerja Inspektorat, Bappeda, Lembaga Teknis Daerah dan Lembaga Lain Kabupaten Bulukumba, sejak tahun 2009, kelompok fungsional penyuluh pertanian yang selama ini berada di Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura dialihkan ke Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Bulukumba. Dengan adanya kelompok fungsional penyuluh pertanian pada Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan maka Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura kemudian melakukan serah terima aset penyuluhan kepada Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kab. Bulukumba yang dilaksanakan di BPP Gattareng Kec. Gantarang pada tanggal 17 Maret 2011 sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara tersebut dihadiri oleh koordinator BPP di 10 kecamatan dan mengutus sebanyak 2 orang penyuluh organik, 1 orang THL-TB PP dan 1 gapoktan bersama anggotanya yang memiliki wilayah dengan sentra padi. Acara ini dihadiri pula oleh Bupati Bulukumba H. Zainuddin Hasan bersama dengan 3 orang staf ahli, kepala dinas perikanan, serta dihadiri pula oleh utusan dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Makassar. Penyerahan aset ini dilakukan dengan penandatangan dan penyerahan akta hibah atas penggunaan lahan BPP oleh Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Ir. H. Azikin Patedduri, MM kepada Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Drh. Hj. Rustinah, MP disaksikan oleh Bupati Bulukumba H. Zainuddin Hasan. Dalam laporannya, kepala dinas pertanian, tanaman pangan dan hortikultura mengatakan bahwa pembangunan BPP tersebut diharapkan dapat melaksanakan kegiatan penyuluhan pertanian dalam mendukung produksi 1,5 juta ton beras yang dicanangkan oleh Gubernur Sulawesi Selatan. Diharapkan agar penyuluh dapat menjabarkan kegiatan ini ke seluruh kelompok tani dan gapoktan yang ada di wilayah kabupaten Bulukumba yang memiliki sentra usaha agribisnis sehingga peningkatan kualitas perberasan dapat dilakukan. Sementara dalam sambutannya, Bupati Bulukumba H. Zainuddin Hasan mengharapkan agar perlu dilakukan komunikasi yang efektif dengan para kelompok-kelompok tani dan gapoktan agar tercipta peningkatan ekonomi di Kabupaten Bulukumba mengingat bahwa Bulukumba adalah sebuah daerah yang berbasis pada pertanian. Hal ini ditujukan agar pemerintah daerah bisa mengeta. hui masalah-masalah yang ada di masayarakat agar kegiatan-kegiatan yang direncanakan dapat sesuai dengan kondisi yang ada di masyarakat dan sesuai dengan visi yang dijalankan yaitu "Membangun desa, menata kota dan menggali potensi yang dimilikinya yaitu kemandirian lokal''. Dalam sambutannya pula, Bupati Bulukumba memperkenalkan kehadiran sebuah pabrik penggilingan padi modern dan terbesar di Bulukumba karena bisa menghasilkan beras dengan kapasitas 8 ton dalam waktu 1 jam tanpa merusak bulir padi. Diharapkan dengan kehadiran pabrik penggilingan padi ini petani tidak perlu lagi merasa khawatir dengan hasil panennya nanti karena pabrik ini disiapkan untuk membeli produksi padi petani dengan harga yang lebih tinggi dari harga Dolog. By. Admin_Bulukumba