Loading...

SERANGAN HAMA ULAT GRAYAK PADA TANAMAN JAGUNG, KELOMPOK TANI SUMBER REZEKI TETAP OPTIMIS

SERANGAN HAMA ULAT GRAYAK PADA TANAMAN JAGUNG, KELOMPOK TANI SUMBER REZEKI TETAP OPTIMIS
Ulat grayak frugiperda menyerang pucuk daun jagung dengan cara mengoroknya, serangan berat pada tanaman jagung yang masih muda dapat menyebabkan kematian. Namun jika tanaman telah berumur lebih dari 40 hari, pucuk daun yang terserang, masih mampu tumbuh kembali setelah ulat dikendalikan.Namun jika tanaman telah berumur lebih dari 40 hari, pucuk daun yang terserang, masih mampu tumbuh kembali setelah ulat dikendalikan. Ulat Grayak biasanya bersembunyi pada pangkal tanaman ataupun di ujung daun. Kelompok Sumber Rezeki yang diketuai oleh Bapak Samsuri mengatakan akan terus melakukan monitoring terhadap tanaman jagung, Melakukan monitoring serangan pada tanaman jagung secara rutin. Monitoring dapat dilakukan dengan mengamati gejala serangan, kelompok telur, larva maupun imago. Pengendalian akan lebih efektif dilakukan jika lebih dini, melakukan pengumpulan kelompok telur dan larva kemudian memusnahkannya. Melakukan pola tanam jagung serempak. Selain itu, ada tingkat serangan tinggi maka dapat dilakukan pengendalian secara kimiawi dengan insektisida secara bijaksana aplikasi insektisida dilakukan pada pucuk tanaman jagung. BPP Kecamatan Rupat Berikan solusi pengendalian ulat grayak pada jagung juga dapat dilakukan dengan pembuatan pestisida nabati dari 1 sendok teh Bubuk cabai, 1 siung Bawang putih, 1 butir Bawang merah, 1 liter Air, 1sendok teh Deterjen 1. Cara pembuatannya adalah dengan menghancurkan Bawang putih dan bawang merah, kemudian Campur bubuk cabai dan air, aduk hingga rata, rendam 1 jam lalu saring, tambah deterjen lalu aduk rata. Aplikasikan pada sore hari.