Loading...

Sinergi Petani Sukawening: Sukseskan Ubinan Padi Ramah Lingkungan di Lahan LL Sekolah Lapang

Sinergi Petani Sukawening: Sukseskan Ubinan Padi Ramah Lingkungan di Lahan LL Sekolah Lapang

Transformasi pertanian menuju metode yang lebih berkelanjutan terus digalakkan di Kecamatan Sukawening. Pada tanggal 5 November 2025, telah dilaksanakan kegiatan Ubinan di lokasi Laboratorium Lapangan (LL) Sekolah Lapang (SL) Tematik Padi Ramah Lingkungan. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi para petani dan penyuluh untuk melihat hasil nyata dari penerapan teknologi budidaya padi yang mengedepankan keseimbangan ekosistem.

Kolaborasi 10 Kelompok Tani

Kegiatan ubinan ini tidak hanya sekadar rutinitas teknis, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi dan edukasi bagi komunitas tani. Pelaksanaannya melibatkan:

  • Perwakilan Petani: Peserta berasal dari 10 Kelompok Tani (Poktan) yang menjadi peserta aktif dalam program Sekolah Lapang Tematik.
  • Penyuluh Pertanian: Pendampingan penuh dilakukan oleh tim penyuluh dari BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) Sukawening untuk memastikan akurasi pengambilan data.

Mengenal Metode Padi Ramah Lingkungan

Sekolah Lapang Tematik ini berfokus pada pengurangan input kimia sintetis dan optimalisasi bahan organik. Melalui ubinan ini, produktivitas lahan LL diukur secara objektif menggunakan sampel ubinan standar (biasanya berukuran 2,5 x 2,5 meter) untuk memprediksi hasil panen dalam skala hektar.

Beberapa poin keunggulan yang diamati dalam kegiatan ini meliputi:

  1. Kesehatan Tanaman: Padi terlihat lebih kokoh dengan penggunaan pupuk organik yang tepat.
  2. Kualitas Gabah: Bulir padi tampak lebih bernas dan bersih.
  3. Keberlanjutan Tanah: Struktur tanah di lahan LL dilaporkan membaik dibandingkan dengan lahan yang menggunakan input kimia penuh secara terus-menerus.

Harapan untuk Pertanian Sukawening

Pihak BPP Sukawening berharap hasil dari ubinan ini dapat menjadi bukti nyata bagi kelompok tani lain bahwa metode Ramah Lingkungan tidak hanya menjaga alam, tetapi juga mampu memberikan hasil produksi yang kompetitif.

Dengan partisipasi aktif dari 10 kelompok tani ini, diharapkan virus kebaikan pertanian berkelanjutan dapat menular ke seluruh wilayah Kecamatan Sukawening, demi mewujudkan kemandirian pangan yang sehat bagi masyarakat.

 

Balai Penyuluhan Pertanaian (BPP)  Sukawening