Penulis : Kristina Panjaitan BPP Kecamatan Pahae Jae Tujuan Sistem Tanam Jajar Legowo1. Meningkatkan hasil produksi padi hingga 10–20% dibandingkan sistem tanam biasa.2. Memperbaiki sirkulasi udara antar tanaman sehingga mengurangi kelembaban yang memicu penyakit.3. Memaksimalkan penetrasi cahaya matahari ke semua rumpun padi.4. Mempermudah pengendalian hama, penyakit, dan gulma.5. Mengoptimalkan pemanfaatan pupuk dan air.6. Memudahkan pelaksanaan pemeliharaan dan panen. Jenis Pola Jajar Legowo Legowo 2:1 → Dua baris tanaman diikuti satu baris kosong. 2. Legowo 4:1 → Empat baris tanaman diikuti satu baris kosong. 3. Legowo 6:1 → Enam baris tanaman diikuti satu baris kosong. Pemilihan jenis pola tergantung pada kondisi lahan, varietas padi, dan kebiasaan petani. Langkah Pelaksanaan 1. **Persiapan Lahan:** Olah tanah dengan sempurna, ratakan permukaan sawah, dan buat petakan sesuai kebutuhan. 2. **Pemasangan Tali Panduan:** Gunakan tali yang diberi tanda jarak tanam untuk memastikan kerapian pola. 3. **Jarak Tanam:** Gunakan jarak umum 20 cm x 10 cm di dalam barisan dan 40 cm untuk baris kosong. 4. **Penanaman Bibit:** Tanam bibit padi berumur 15–21 hari setelah semai dengan kedalaman 1–2 cm. 5. **Pemeliharaan:** Lakukan penyiangan gulma secara berkala, pemupukan berimbang (pupuk dasar dan susulan), serta pengairan sesuai kebutuhan. 6. **Pengendalian Hama dan Penyakit:** Gunakan metode pengendalian hama terpadu (PHT) agar tanaman tetap sehat 7. **Panen:** Lakukan panen saat 90–95% bulir padi menguning untuk hasil gabah maksimal. Keunggulan Sistem Tanam Jajar Legowo ✠Produksi gabah meningkat hingga 10–20%. ✠Tanaman tumbuh lebih sehat, seragam, dan kokoh. ✠Memudahkan kegiatan pemeliharaan dan panen. ✠Mengurangi kelembaban yang menjadi penyebab penyakit. ✠Memaksimalkan pemanfaatan pupuk dan air. ✠Memberikan akses yang lebih baik untuk penyiangan dan penyemprotan. Tips Sukses Menerapkan Sistem Jajar Legowo Pilih varietas padi unggul yang sesuai dengan kondisi lahan. 2. Gunakan bibit sehat dan bebas hama penyakit. 3. Lakukan pengolahan tanah secara maksimal untuk mendapatkan tekstur yang gembur. 4. Pastikan jarak tanam sesuai dengan pola legowo yang dipilih. 5. Lakukan pemupukan berimbang berdasarkan kebutuhan tanaman. 6. Kontrol hama dan penyakit sejak dini. 7. Jaga ketersediaan air pada fase kritis pertumbuhan padi. Sistem tanam jajar legowo adalah inovasi sederhana yang mampu memberikan dampak besar bagi peningkatan produktivitas padi. Dengan perencanaan yang tepat dan pelaksanaan yang konsisten, petani dapat memperoleh hasil panen yang lebih melimpah dan berkualitas. Mari bersama-sama menerapkan teknologi ini demi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional.