Loading...

SISTEM TANAM LEGOWO 4 : 1

SISTEM TANAM LEGOWO 4 : 1

SISTEM TANAM LEGOWO 4:1

"Lego Dowo" = Luas dan Memanjang

1.  Pengertian dan Keuntungan

Apa Itu Legowo 4:1?

Sistem tanam Jajar Legowo (Jarwo) 4:1 adalah pola tanam padi dengan cara membuat 4 barisan tanaman yang kemudian diselingi oleh 1 barisan kosong (lorong) yang lebar (sekitar 2 kali jarak antar baris).

·        Rasio 4:1 artinya: Setiap 4 baris tanaman terdapat 1 barisan kosong.

·        Tujuan utama: Memberikan ruang tumbuh yang lebih luas bagi tanaman di pinggir (efek pinggir) untuk memaksimalkan penyerapan sinar matahari, udara, dan unsur hara.

 

2.  Keuntungan Menerapkan Legowo 4:1

Pola ini memberikan banyak manfaat, terutama untuk peningkatan hasil dan efisiensi:

1.  Peningkatan Populasi dan Hasil:

o   Meningkatkan jumlah populasi tanaman hingga 60% (tergantung tipe dan jarak tanam).

o   Meningkatkan potensi hasil panen hingga 10-15% karena semua tanaman menjadi tanaman pinggir.

2.  Optimasi Sinar Matahari:

o   Lorong yang lebar membuat semua tanaman mendapatkan sinar matahari secara optimal, yang meningkatkan proses fotosintesis dan pengisian bulir padi.

3.  Pengendalian Hama & Penyakit Lebih Mudah:

o   Ventilasi udara yang lebih baik mengurangi kelembapan, menekan serangan penyakit.

o   Lorong yang terbuka mempermudah pengendalian hama, terutama tikus, karena tikus kurang suka tempat yang terbuka.

 

 

 

4.  Memudahkan Pemeliharaan:

o   Mempermudah jalan untuk penyulaman, penyiangan gulma, pemupukan susulan, dan penyemprotan hama/penyakit.

5.  Potensi Mina Padi:

o   Lorong kosong dapat dimanfaatkan untuk budidaya ikan (Mina Padi).

 

3.  Implementasi dan Jarak Tanam

Jarak tanam Legowo 4:1 yang umum dianjurkan adalah (25 cm x 12,5 cm) x 50 cm.

  • 25 cm: Jarak antar rumpun dalam satu baris.
  • 12,5 cm: Jarak antar baris dalam satu kelompok (4 baris).
    • Catatan: Jarak ini adalah setengah dari jarak normal.
  • 50 cm: Lebar barisan kosong (lorong) di antara kelompok baris.

Langkah Penerapan di Sawah

1.  Penentuan Arah Tanam: Tentukan arah barisan tanaman tegak lurus terhadap jalur matahari (Utara-Selatan) agar setiap barisan mendapatkan penyinaran maksimal.

2.  Pembuatan Garis Tanam: Gunakan alat caplak (semacam cetakan) atau tali untuk membuat garis tanam.

o   Buat 4 baris rapat dengan jarak antar baris .

o   Buat 1 baris kosong (lorong) dengan lebar .

o   Ulangi pola (4 baris rapat, 1 lorong lebar) hingga seluruh lahan tercaplak.

3.  Penanaman (Tancap Bibit):

o   Tanam bibit pada titik-titik yang telah dicaplak.

o   Tanam bibit sisipan (double) pada baris pinggir (baris ke-1 dan ke-4) agar populasi meningkat dan efek pinggir maksimal.

o   Gunakan bibit muda (umur hari setelah semai) 1-2 bibit per lubang tanam.

4.  Pemeliharaan:

o   Pemupukan susulan dan penyiangan dilakukan lebih mudah melalui lorong kosong.

o   Volume pupuk ditambah 10-20% dari takaran tegel biasa untuk mendukung populasi yang lebih banyak.

 

 

Ayo Terapkan Legowo 4:1! Demi Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani!