Jajar Legowo adalah salah satu sistim penanaman padi di Indonesia yang pada intinya dilakukan dengan cara mengatur jarak antar benih pada saat penanaman. Namun makna aslinya adalah cara tanam padi sawah dengan pola beberapa barisan tanaman yang diselingi satu barisan kosong dan memperbanyak tanaman pinggir. Penanaman padi dengan sistim jajar legowo ternyata dapat meningkatkan produktifitas padi. Adapun jumlah peningkatan jumlah populasi tanaman dengan penerapan sistim tanam jajar legowo dapat diketahui dengan rumus : 100 % x 1 / (1 + jumlah legowo). Beberapa tipe Sistim jajar legowo yaitu Sistim Tanam Jajar Legowo 2 : 1, 3 : 1, 4 : 1, 5 : 1 dan 6 : 1. Jajar legowo 2 : 1 peningkatan populasinya adalah 100% x 1 (1 + 2) = 30% Jajar legowo 3 : 1 peningkatan populasinya adalah 100% x 1 (1 + 3) = 25% Jajar legowo 4 : 1 peningkatan populasinya adalah 100% x 1 (1 + 4) = 20% Jajar legowo 5 : 1 peningkatan populasinya adalah 100% x 1 (1 + 5) = 16,6% Jajar legowo 6 : 1 peningkatan populasinya adalah 100% x 1(1 + 6) = 14,29% Jajar legowo 2 : 1 (40 cm x 20 cm X 10 – 15 cm) adalah salah satu cara pindah sawah yang memberikan ruang (barisan yang tidak ditanami) pada setiap dua barisan tanam, tetapi jarak tanam dalam barisan lebih rapat yaitu 10 – 15 cm tergantung dari kesuburan tanahnya. Pada lahan kurang subur kebiasaan petani tanam cara tegel 20 cm x 20 cm menggunakan jarak tanam dalam barisan 10 cm. Pada lahan dengan kesuburan sedang kebiasaan petni tanam cara tegel 22 x 22 cm, jarak tanam dalam barisan 12,5 cm. Pada tanah yang subur 25 cm x 25 cm, jarak tanam dalam barisan 15 cm. Manfaat Sistim Tanam Jajajr Legowo Menambah jumlah tanaman padi, meningkatkan produksi tanaman padi Memperbaiki kualitas gabah dengan semakin banyak tanaman pinggir Mengurangi serangan penyakit, mengurangi tingkat serangan hama Mempermudah dalam perawatan baik itu pemupukan maupun penyemprotan pestisida Menghemat pupuk karena yang dipupuk hanya bagian dalam baris tanaman. Kelemahan Sistim Tanam Jajar Legowo Membutuhkan tenaga tanam yang lebih banyak dan waktu tanam yang lebih lama pula Membutuhkan benih yang lebih banyak dengan semakin banyaknya populasi. Penerapan sisitim tanam jajar legowo akan memberikan hasil maksimal dengan memperhatikan arah barisan tanaman dan arah datangnya sinar matahari. Lajur barisan tanaman dibuat menghadap arah matahai terbit agar seluruh barisan tanaman pinggir dapat memperoleh intensitas sinar matahari yang optimum dengan demikian tidak ada barisan tanaman terutama tanaman pinggir yang terhalang oleh tanaman lain dalam mendapatkan sinar matahari.