Loading...

SLPTT BPP DUKUN

SLPTT BPP DUKUN
PRAKTEK TANAM PADI SISTEM JAJAR LEGOWO BPP DUKUN, Gresik Hampir tiap pagi pukul 05.30 WIB dalam sebulan terakhir petugas pertanian Kecamatan Dukun sudah berada di lapangan untuk memandu petani tanam padi sistem jajar legowo di desa yang sebagian besar petaninya belum menerapkan sistem tanam ini, misalnya di desa Mentaras, Ima'an, Bulangan, sekargadung dan Bangeran. Seperti pada hari kamis tanggal 05 Januari 2011, dipimpin oleh Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan, petugas memandu tanam jajar legowo di desa Sawo. Desa Sawo merupakan nama desa di Kecamatan Dukun, Desa ini termasuk salah satu Desa yang bisa dikatakan terpencil, karena letaknya yang jauh dari pusat kecamatan dan jalannya masih belum baik. Letak geografis yang demikian tersebut tidak menjadi penghalang untuk tetap melanjutkan pembangunan sektor pertanian, beberapa program diantaranya adalah pengujian varietas padi dan kedelai dari BPTP Karang Ploso Malang Jawa Timur. Petani di Desa Sawo termasuk petani yang mudah menerima inovasi teknologi akan tetapi perlu pendampingan yang terus menerus untuk mempertahankan keberlanjutan inovasi teknologi tersebut, dikarenakan keadaan geografis yang tidak begitu mendukung misalnya sering terjadi banjir, masuknya air asin ke bengawan solo dan merupakan daerah kronis hama wereng batang coklat. Dengan adanya program SLPTT ini diharapkan bisa menjadi sarana pendampingan pada petani untuk menerapkan teknologi sistem jajar legowo yang masih belum membudaya, padahal dilihat dari segi manapun sistem ini sesuai dengan spesifik lokalita, khususnya di kelompok tani bangeran lebak. Kegiatan pendampingan ini bukan hanya pemberian teori saja akan tetapi juga praktek langsung, misalnya praktek tanam sistem jajar legowo yang diikuti oleh semua petani peserta SLPTT dan dipimpin langsung oleh Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Dukun, Agus Pamudji, SP. STP. Peserta SLPTT kali ini di dominasi oleh wanita tani dikarenakan fokus peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan cara bercocok tanam padi sistem jajar legowo (tenaga tanam atau yang biasanya disebut buruh tandur adalah para wanita). Di harapkan dengan pendampingan dalam awal tanam ini petani bisa memacu produksi sehingga tujuan peningkatan produksi petani dapat berhasil, karena dengan sistem tanam jajar legowo ini sudah terbukti populasi tanam lebih banyak jika dibandingkan dengan sistem larikan, pemeliharaan lebih mudah, tanaman menjadi tanaman pinggir semua, cahaya matahari bisa menembus sampai tanah dan lain lain. (Eli K.)